Pemkab Pacitan Dorong Sertifikasi Pemandu Wisata

oleh -131.316 views
SIAP JADI PEMANDU. 57 peserta pelatihan kompetensi pariwisata goa di Goa Gong, Senin (20/8/2018). (Foto: ASIDEWI Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Sumberdaya Pariwisata Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Pacitan Ilham Subehi mendorong adanya legalisasi pemandu wisata dalam bentuk sertifikasi profesi.

Untuk mendorong hal itu, Pemkab bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Nasional  bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menggelar uji kompetensi bagi 57 pemandu goa di Pacitan.

“Tentunya pemandu goa memiliki legalisasi profesi, dan kami berharap para pemandu wisata di Pacitan mampu menterjemahkan kondisi kawasan yang di pandu dengan mudah dipahami sehingga wisatawan merasa aman, nyaman dan mengesankan,”katanya kepada Pacitanku.com, Senin (20/8/2018) di Pacitan.

Kegiatan bertajuk “Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Sektor Pariwisata Bidang Kepemanduan Wisata Goa” tersebut digelar di kawasan wisata Goa Gong, Desa Bomo, Kecamatan Punung.

Baca juga: 57 Pegiat Wisata Pacitan Digembleng Kompetensi Pemandu Wisata Goa

Kegiatan ini merupakan program Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pariwisaa RI dengan sasaran pemandu wisata goa yang belum memiliki sertifikasi kompetensi yang difasilitasi LSP Pariwisata Nasional.

Ketua Asosiasi Desa Wisata (Asidewi) Pacitan Wiwid Peni Dwi Antari mengatakan kegiatan ini digelar agar seorang pemandu wisata benar-benar dapat memberikan memberikan pelayanan, mempunyai sikap, profesionalitas, pengetahuan tentang lokasi, serta keahlian membuat perencanaan dalam melakukan kegiatan petualangan atau kepemanduan wisata Goa.

Hal ini, menurut perempuan yang juga Sekretaris Umum Asidewi Jawa Timur ini,  seiring dengan target Kementerian Pariwisata dalam pengembangan 12 destinasi wisata petualangan di Kabupaten Gunungkidul DI Yogyakarta, Kabupaten Pacitan Jawa Timur dan Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.

“Kami juga berharap kedepan ada ada kegiatan sertifikasi pemandu wisata ekowisata ataupun sertifikasi penginapan atau yang lainnya, kan Pacitan kaya akan destinasi wisata dan jasa akomodasi wisata juga sangat perlu berlisensi,”tukasnya.

Pewarta: Dwi Purnawan