P3WP Turut Prihatin Gelombang Perairan Pantai Klayar Kembali Telan Korban Jiwa

oleh

Pacitanku.com, PACITAN – Paguyuban Penggiat dan Pencinta Wisata Pacitan (P3WP) turut prihatin keindahan Pantai Klayar, di Desa Sendang Kecamatan Donorojo kembali memakan korban.

Sebelumnya diberitakan di Pacitanku.com, seorang wisatawan ditemukan meninggal dunia setelah terseret ombak ganas di perairan Pantai Klayar pada Selasa (19/6/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Dua Wisatawan Tewas Terseret Ombak Ganas Perairan Klayar

Korban meninggal dunia adalah Guntur Perdana Yulyansah (18) warga RT/RW 18/III Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun.

“Turut berduka yang mendalam untuk korban tenggelam pantai klayar beberapa hari yang lalu. Karakter pantai klayar sangat indah dan menakjubkan, karakter pantai klayar memang selalu berubah ekstrim,”kata Ketua P3WP Sudarsono kepada Pacitanku.com pada Kamis (21/6/2018).

Dia mengatakan bahwa dirinya sebagai warga masyarakat Pacitan tidak ingin mendengar setiap tahunnya ada karakter korban tenggelam di Pantai Klayar.

Baca juga: Terseret Ombak Ganas, Pelajar Asal Madiun Meninggal Dunia di Pantai Klayar

“Mari berbenah, mari kita instropeksi, mari kita  tidak saling menyalahkan, mari bersama berusaha dan berikhtiar, demi majunya pariwisata demi sejahteranya masyarakat kita,”pungkasnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan sendiri terus menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pacitan mewaspadai peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan selatan Kabupaten Pacitan.

BPBD menyebut ada perkiraan potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang masih dapat terjadi di sebagian besar wilayah Pacitan.“Dihimbau untuk tetap selalu waspada terhadap perubahan cuaca secara singkat dan peningkatan kecepatan angin serta tinggi gelombang atau ombak di perairan selatan Kabupaten Pacitan,”demikian pernyataan dari Pusdatin BPBD Pacitan.

Kejadian pada Lebaran hari kelima tersebut menambah kejadian laka laut di pantai yang terkenal dengan seruling samudera tersebut. Setidaknya, sejak tahun 2014 terjadi laka laut berujung maut di Pantai Klayar dengan total 10 korban meninggal dunia.

Baca juga: Sejak 2014, Perairan Pacitan Renggut 15 Nyawa dalam 11 Peristiwa Laka Laut

Berikut daftar korban meninggal dunia akibat laka laut di Pantai Klayar yang dihimpun Pacitanku.com sejak tahun 2014

  1. Wisnu (18) siswa SMK Pancamarga Kecamatan Baturetno, Wonogiri dengan alamat Gambiranom, Baturetno pada Ahad (18/5/2014) pukul 12.00 WIB.
  2. Rudi (17) siswa SMK Pancamarga Kecamatan Baturetno, Wonogiri dengan alamat Gambiranom, Baturetno Wonogiri pada Ahad (18/5/2014) pukul 12.00 WIB.
  3. Mochammad Alfin Nizar (21) warga RT 01/01 Desa Wulung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, terseret ombak Pantai Klayar pada Minggu (24/8/2014).
  4. Irfan Nur Ramadhan (20), mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, warga Gendheng GK 4/603, Kelurahan Baciro RT/RW 68/17, Kecamatan Gondokusuman, DI Yogyakarta. Terseret ombak Pantai Klayar pada Kamis (12/2/2015).
  5. Ainur Rochmad (27), karyawan, warga desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terseret ombak di Pantai Klayar pada Senin (20/7/2015).
  6. Suwarno (30) warga desa Candi Pringkuku, nelayan, tenggelam di perairan sekitar Klayar pada Jumat (16/10/2015).
  7. Sukarno (50) warga desa Jlubang, Pringkuku, nelayan, tenggelam di perairan sekitar Klayar pada Jumat (16/10/2015).
  8. Bambang Cahyono (18), siswa SMK I Badegan warga RT/RW 04/IV Dusun Ngadirogo Wetan, Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo pada Sabtu (2/1/2016) sekitar pukul 14.30 WIB
  9. Fristian Ardianto (22) warga RT/RW 02/II Dusun Salak, Desa Jatigunung, Kecamatan Tulakan, Pacitan pada Sabtu (2/1/2016) sekitar pukul 14.30 WIB.
  10. Guntur Perdana Yulyansah (18) warga RT/RW 18/III Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun pada Selasa (19/6/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Pewarta/Penyunting: Dwi Purnawan