Begini Cara Anak-anak MA Muhamadiyah Layani Pemudik Lebaran di Pacitan

oleh
Posko Mudik MDMC di Tegalombo. (Foto: Dwi Purnawan/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Para pemudik yang hendak menuntaskan hajatan mudiknya ke Pacitan dan melintas di jalur Ponorogo-Tegalombo bisa menyempatkan diri mampir di salah satu masjid sekaligus rest area di kawasan Kecamatan Tegalombo, yakni Masjid Baitusshomas.

Tak hanya untuk ibadah, masjid tersebut juga bisa digunakan untuk beristirahat sekaligus melepas lelah perjalanan mudik ke kampung halaman.

Baca juga: Nikmatnya “Ngopi Jujur” Sembari Istirahat di Masjid Baitus Shomad Tegalombo

Selain itu, para pemudik juga bisa bertanya-tanya, seputar kondisi terkini lalu lintas dan pertanyaan seputar mudik di layanan posko mudik Muhammadiyah dan MDMC yang terletak di depan persis masjid terbesar di Tegalombo tersebut.

“Pantauan arus lalu lintas hari ini, Kamis (14/6/2018) jalur Tegalombo-Pacitan cukup lancar, tetapi waspada jangan ngebut di jalan karena banyak tikungan,”demikian jawaban dari Bika, anggota Korps Kesiapsiagaan Angkatan Muda (KOKAM) Muhammadiyah Tegalombo saat Pacitanku.com menanyakan kondisi terkini lalu lintas di jalur Ponorogo-Pacitan, Kamis kemarin.

Dia juga menjelaskan terkait fasilitas yang didapatkan saat beristirahat di Masjid Baitusshomad, Tegalombo. Diantaranya adalah tempat parkir yang luas hingga area taman dilengkapi dengan minuman dengan istilah kopi jujur.

Baca juga: Jalur Mudik Ponorogo-Pacitan Terpantau Lancar

Saat Pacitanku.com bertandang ke posko mudik MDMC tersebut, sebanyak empat penjaga layanan posko mudik yang semuanya adalah siswa Madrasah Aliyah Muhammadiyah kompak melayani pertanyaan dari para pemudik. Selain Bika, ketiga penjaga posko mudik MDMC lainnya adalah Lina, Rita dan Winarno.

Lina, salah satu petugas jawa yang merupakan siswa kelas XII MA Muhammadiyah Tegalombo menuturkan bahwa posko mudik MDMC yang dibuka semenjak H-3 Lebaran lalu adalah yang pertama ada di Tegalombo.

Meski hanya satu petak kecil, namun posko mudik tersebut cukup ramai, mengingat intensitas pemudik yang semakin banyak beristirahat dan melepas lelah di masjid Baitusshomad jelang Lebaran. “Saya ikut jaga ini kebetulan karena baru lulus, jadi bisa ikut jaga, dan juga menambah pengalaman untuk melayani pemudik Lebaran,”ungkap Lina, salah satu penjaga dari Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM).

Sebelumnya diberitakan di Pacitanku.com jalur mudik Ponorogo-Pacitan jelang hari raya Idul Fitri 1439 H terpantau landai lancar.

“Untuk arus mudik di 2018, jalur ponorogo-Pacitan terpantau landai lancar, titik kemacetan di jalur mudik Ponorogo-Pacitan berada di Pasar Wage Grindulu Tegalombo,”kata anggota Polsek Tegalombo Brigadir Agustav Yunastianto kepada Pacitanku.com pada Rabu (13/6/2018) di Tegalombo.

Dia mengungkapkan bahwa titik kemacetan di kawasan tersebut terjadi karena bertepatan dengan hari pasaran. Selain itu, rutinititas “prepekan” atau melonjaknya pengunjung pasar jelang hari raya juga menjadi faktor adanya titik kemacetan di kawasan tersebut.

Lebih lanjut, Gustav mengatakan bahwa kemacetan kawasan Pasar Wage Tegalombo dikarenakan adanya kegiatan khusus seperti hari pasaran. “Kalau tidak ada kegiatan khusus jalur normal tidak macet,”tandas Gustav.

Selain titik kemacetan, Gustav juga meminta pemudik yang hendak ke Pacitan mewaspadai jalur rawan longsor di wilayah Kecamatan Tegalombo. “Titik longsor ada di Ngreco, namun di musim kemarau ini belum ada kejadian bencana,”kata dia.

Secara khusus, dia menghimbau kepada para pemudik yang hendak ke Pacitan untuk mewaspadai jalur utama di kawasan tersebut, mengingat banyak tikungan dan melewati pegunungan.

Pewarta/Penyunting: Dwi Purnawan