Pacitan Gelar Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi Jahit

oleh -874 views
BLK Pacitan tempat menggelar Pacitan Job Fair. (Foto : IST)
BLK Pacitan tempat menggelar Pacitan Job Fair. (Foto : IST)
BLK Pacitan tempat menggelar Pacitan Job Fair. (Foto : IST)
BLK Pacitan tempat menggelar Pacitan Job Fair. (Foto : IST)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemkab melalui Dinsosnakertrans Pacitan menggelar pelatihan 3 in 1 berbasis kompetensi jahit atasan alas kaki yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Pacitan pada Senin (13/3/2017) hingga Selasa (14/3/2017).

Bupati Pacitan Drs H Indartato MM dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan tersebut diarapkan membantu daerah, terutama terkait pengurangan angka pengangguran. “Kita berharap pelatihan semacam ini akan membantu pemerintah mengurangi pengangguran dengan penciptaan lapangan kerja baru,”katanya saat membuka pelatihan, Senin kemarin.




Dia mengungkapkanbahwa pengurangan pengangguran sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah daerah guna terus mengurangi angka kemiskinan. Tidak itu saja, peningkatan kompetensi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui daya saing. “Saya berharap kegiatan ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan, sehingga daya saing naik. Ujungnya pasar akan terbuka dan produksi meningkat,”tukasnya.

Indartato mengatakan bahwa selain menambah skill, pelatihan ditujukan untuk regenerasi keahlian. Sebab, jika kemudian mereka yang telah ahli direkrut perusahaan, maka proses produksi tidak terpengaruh. Pelatihan diikuti sekitar 100 orang peserta selama 40 hari dan dibagi dalam dua tahap.

Sebagai infromasi, berdasar data Dinsosnakertrans Pacitan, angka pengangguran di Pacitan  mencapai 5.423 orang hingga akhir 2016 lalu. Data yang diungkapkan merupakan pengangguran yang ingin mendapatkan pekerjaan di bidang formal. Sementara mereka yang bekerja di informal belum tercatat.

Saat ini, ribuan pekerja di Pacitan tersebar di 429 perusahaan yang ada di seluruh kecamatan. Tenaga kerja terbesar berada di kecamatan Pacitan yaitu 2.001 pekerja atau 55,58 persen yang bekerja di 278 perusahaan atau 64,8 persen. (RAPP002)