Sebanyak 30 SMA/SMK di Pacitan akan Gelar UNBK

oleh -101.654 views
try out UN Online (Foto : Luqman)
try out UN Online (Foto : Luqman)
try out UN Online (Foto : Luqman)
try out UN Online (Foto : Luqman)

Pacitanku.com, PACITAN – Pendaftaran ujian nasional berbasis komputer (UNBK) resmi ditutup pad Selasa (31/1/2017) kemarin. Perlu dilakukan ujicoba karena UNBK yang dihadapi tahun 2017 ini perdana 100 persen di Pacitan. Informasi terakhir, penetapan sekolah penyelenggara dan sekolah penggabung juga sudah ditentukan.

Ada sekitar 30 sekolah dari total 41 SMA/SMK negeri dan swasta di Pacitan menjadi sekolah penyelenggara UNBK. ‘’Sementara, ada sepuluh sekolah yang tergabung. Karena itu, memang butuh banyak persiapan,’’ ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Pacitan, Kardoyo.

Lebih dari 2 ribu siswa Pacitan menjadi peserta perdana UNBK di tahun ini. Sebagian besar sekolah ditetapkan sebagai penyelenggara. Kemungkinan besar, tidak ada perubahan apapun hingga penyelenggaraan UNBK pada April mendatang.

Kardoyo menyebut, hampir seluruh SMA dan SMK negeri maupun swasta di Kecamatan Pacitan Kota akan menjadi sekolah penyelenggara. Serta, juga ada beberapa sekolah besar di wilayah luar kecamatan kota. ‘’Terutama yang wilayahnya punya jaringan internet bagus, ditetapkan sebagai penyelenggara,’’ terangnya.

Setelah pendaftaran resmi ditutup, Kardoyo menyebut kini sekolah mulai mempersiapkan teknis penyelenggaran UNBK. Selain terus menggelar rapat koordinasi antar sekolah, jaminan kesiapan perangkat, jaringan, dan daya juga terus didesak.




Khusus listrik, kebutuhan daya antar-sekolah menyesuaikan jumlah perangkat masing-masing. Karena jumlahnya tidak semua sama, Kardoyo menyebut pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan PLN Rayon Pacitan untuk meminta jaminan kelancaran pasokan daya listrik. ‘’Diluar itu, kebanyakan sekolah juga sudah mempersiapkan genset sebagai pemasok daya cadangan,’’ ujarnya.

Pelaksanaan perdana UNB secara 100 persen tahun ini, diakui Kardoyo membuat deg-degan. Karena itu, butuh dilakukan ujicoba segera. Ini agar dapat mengetahui seberapa tingkat kesiapan sekolah-sekolah penyelenggara UNBK di Pacitan.

Minimal, ujicoba atau simulasi diharap dapat segera dilakukan dalam waktu dekat di bulan Februari sebelum jadwal simulasi secara serentak di Maret nanti. ‘’Kami inginnya segera ada ujicoba, agar bisa melihat seberapa tingkat kesiapannya. Sehingga jika ada kendala, juga dapat segera diketahui,’’ kata Kardoyo. 

Sumber: Radar Madiun