Puting Beliung Tumbangkan Pohon dan Tiang Listrik

oleh -Dibaca 1.799 kali
sejumlah pohon sengon, satu tiang listrik, satu tiang telepon tumbang dan mengakibatkan arus lalu lintas di jalan raya Pacitan-Solo macet total
sejumlah pohon sengon, satu tiang listrik, satu tiang telepon tumbang dan mengakibatkan arus lalu lintas di jalan raya Pacitan-Solo macet total

Pacitanku.com, PUNUNG – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Pacitan pada Rabu (14/12/2016) membuat bencana alam kembali melanda kawasan tersebut. Di Dusun Kalipucung, Desa Punung, Kecamatan Punung, hujan deras disertai angin puting beliung menumbangkan beberapa pepohonan hingga tiang listrik.

Akibat bencana tersebut, sejumlah pohon sengon, satu tiang listrik, satu tiang telepon tumbang dan mengakibatkan arus lalu lintas di jalan raya Pacitan-Solo macet total.

Informasi yang dihimpun Pacitanku.com, tumbangnya pepohonan tersebut akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan Punung pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB.




Selanjutnya, sekitar pukul 11.50 WIB, karena diduga tidak mampu menahan kencangnya tiupan angin puting beliung menyebabkan beberapa pohon, satu tiang listrik dan satu tiang telefon roboh ke tengah jalan mengakibatkan arus lalulintas mecet total.

Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, hanya beberapa pohon sengon 1 tiang listrik dan 1 tiang telepon roboh menyebabkan arus lalulintas sempat tertutup total sekitar 60 menit. Pada rabu siang, sekitar pukul 14.05 WIB, jalur tersebut sudah terkendali dan bisa dilewati oleh pengguna jalan, terutama pengendara.

Setelah terjadi bencana tersebut, pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pacitan segera melakukan penanganan. Dan hingga berita ini diturunkan, sejumlah titik di Kecamatan Punung masih mengalami pemadaman, seperti halnya di kawasan wisata Goa Gong dan sekitarnya.

Sumber : Andy Kurniawan via Telegram @Info_Pacitan

Bencana serupa juga terjadi di Desa Petungsinarang, Kecamatan Bandar. Akibat angin puting beliung yang melanda Desa Petungsinarang, sebanyak tiga tiang listrik dan satu pohon kelapa tumbang. Kendaraan roda empat pun tak bisa melewati jalur Petungsinarang. (RAPP002)