Indartato Dijadwalkan Pimpin Apel Hari Santri di Pacitan

oleh -13589 views
UAN di Pondok Tremas. (Foto : pondoktremas.com)
UAN di Pondok Tremas. (Foto : pondoktremas.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indartato dijadwalkan akan memimpin apel dalam rangka hari santri nasional pada Kamis (22/10/2015) besok di Pacitan. Sebelum digelar apel, rencananya akan digelar kirab hari santri yang dimulai pada Kamis siang mulai pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pacitanku.com, agenda kirab hari santri di Pacitan diawali mulai pukul 12.00 WIB dengan agenda sSholat dzuhur Berjamaah di Masjid Agung Pacitan di teruskan Pembacaan Tahlil dan Nadzam Asmaul Husna.

Kemudian, agenda dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB dengan kirab santri, dimulai dari Masjid Agung menuju ke alun-alun. Kemudian dialnjutkan ke jalan Ahmad Yani dan kembali lagi ke alun-alun Pacitan.

Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan apel hari santri yang akan dipimpin langsung oleh Bupati Pacitan, kemudian kan dibacakan ikrar santri oleh KH Amak Haris Dimyathi. Agenda selanjutnya diteruskan dengan pelepesan balon raksasa berlogo hari santri nasional dan gerakan nasional ayo mondok. Agenda tersebut juga dimeriahkan dengan parade drumband.

Sebagaimana diketahui, pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Penetapan tersebut berdasarkan atas Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Keppres tentang penetapan hari santri tersebut tertanggal 15 Oktober 2015.

“Telah ditetapkan Hari Santri pada tanggal 22 Oktober, Hari Santri bukan hari libur,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (15/10) lalu.

Penetapan Hari Santri Nasional merupakan salah satu janji Jokowi saat kampanye Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden RI pada tahun 2014.

Namun, saat kampanye Pilpres 2014, Jokowi menyampaikan tanggal 1 Muharam sebagai Hari Santri. Janji tersebut disampaikannya secara langsung saat melakukan kunjungan di Pondok Pesantren (Ponpes) Babussalam di Banjarejo, Pagelaran, Malang, Jawa Timur.

Rencananya, Presiden akan mendeklarasikan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional (HSN) di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Kamis (22/10). “Presiden akan meresmikan Hari Santri di Istiqlal. Salah satu rangkaian acaranya adalah dzikir bersama masyarakat dalam deklarasi tersebut,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin. (RAPP002)