Gubernur Diminta Kembangkan Pacitan Jadi Sentra Industri Batu Akik

oleh -13838 views
Salah satu warga Gendaran dan koleksi batu akik. (Foto : Dok.Pacitanku)
Salah satu warga Gendaran dan koleksi batu akik. (Foto : Dok.Pacitanku)
Salah satu warga Gendaran dan koleksi batu akik. (Foto : Dok.Pacitanku)
Salah satu warga Gendaran dan koleksi batu akik. (Foto : Dok.Pacitanku)

Pacitanku.com, SURABAYA – Sejumlah perajin batu Akik di Kota Surabaya, mendesak Soekarwo Gubernur Jawa Timur untuk mengembangkan Pacitan sebagai sentra industri batu yang tidak kalah dengan negara lain.

“Karena kalau batu-batu yang di Pacitan diekspor, dan kemudian diterima negara-negara lain di dunia, kemudian dikembangkan, dapat dipastikan Indonesia akan kehilangan potensi di industri batu tersebut,” terang Surin Welangon Perajin Batu Akik di arena pameran keindahan batu mulia di Taman Budaya Jawa Timur, sebagaimana dilansir Suarasurabaya.net, Selasa (19/5/2015).

Bagi Surin yang juga seorang perupa di Kota Surabaya, perjalanannya ke beberapa negara tentangga sehubungan dengan keinginannya untuk melihat potensi industri batu seperti Akik, menunjukkan bahwa bahan batu terbaik dari Pacitan, Indonesia.

Di negara lain, bahan batu dari Pacitan itu, lanjut Surin diolah sedemikian rupa menjadi lebih indah dan berkelas. Sehingga di pasaran harganya menjadi berkali-kali lipat dari harga bahan yang diambil dari Pacitan itu. “Kalau ini dibiarkan, negeri ini akan kehilangan potensi. Batu dari Pacitan itu satu contoh saja. Belum lagi batu-batu lain dari kota atau propinsi lain di seluruh Indonesia. Pasti ada, dan bagus,” kata Surin.

Seiring dengan booming yang terjadi pada aneka batu hiasan, Akik, sudah waktunya pemerintah khususnya pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menengok dan melihat kembali potensi-potensi yang dimiliki tiap daerah. “Jangan sampai kita menyadari segala kelimpahan potensi itu, justru ketika kita sudah kehabisan atau kehilangan potensi yang cukup berharga itu sendiri. Kami mendesak Pakde Karwo untuk mengembangkan potensi itu,” pungkas Surin. (RAPP002)