Pelaksanaan UN SMA di Pacitan berjalan Lancar

oleh -13553 views
Bupati Indartato Sidak UN. (Foto: SKPD Pacitan)
Bupati Indartato Sidak UN. (Foto: SKPD Pacitan)
Bupati Indartato Sidak UN. (Foto: SKPD Pacitan)
Bupati Indartato Sidak UN. (Foto: SKPD Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN—Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) tingkat SMA yang dimulai Senin  (13/04) berjalan relatif lancar. Hal itu nampak dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan  Bupati dan wakil bupati Pacitan dihari pertama pelaksanaan ujian. 

UN untuk SMA/ sederajat di Pacitan dimulai hari senin dan akan berlangsung hingga  kamis mendatang. Sesuai data Dinas pendidikan, jumlah peserta unas tingkat SMA sederajat sebanyak 6.331 peserta. Terdiri dari SMA 1.272, MA 796,  SMK 3.292. Sedangkan kejar paket C sebanyak 942.

Seperti dilansir dari laman resmi SKPD Pacitan, dua pimpinan daerah ini mengambil lokasi berbeda saat melakukan Sidak, Bupati Pacitan Indartato melakukan  pemantauan ujian nasional ke wilayah Pacitan timur. Sementara Wakil  Bupati Pacitan (Wabup) Soedjono menuju wilayah Pacitan barat.

Usai mengunjungi SMK Diponegoro Tulakan, Indartato juga melakukan  sidak ke SMK Kebonagung, SMK Negeri dan SMK PGRI Ngadirojo  serta  SMAN Ngadirojo. Bahkan bukan hanya UN bagi sekolah formal, orang  nomor satu di Pacitan itu juga memantau pelaksanaan ujian untuk peserta ujian kejar paket.

Terpisah, Wabup Soedjono dan rombongan  memantau  beberapa sekolah sekolah SMK. Meski pelaksanaan juga  lancar, namun ditemukan adanya siswa yang tidak mengikuti ujian.  Dari 108 siswa SMK yang terdaftar sebagai peserta ujian, tiga diantaranya  gagal  mengikuti unas dengan beragam alasan.

Selain itu, di SMK Diponegoro  Tulakan, satu peserta ujian gagal mengikuti ujian  nasional karena alasan yang bersangkutan tidak mau lagi melanjutkan sekolah. Padahal yang siswa tersebut sudah terdaftar sebagai peserta Unas.

“Sangat  disayangkan jika ada siswa yang sudah terdaftar mengikuti  ujian  namun akhirnya gagal ditengah jalan. Ia berharap para siswa tersebut masih  dapat menyelesaikan sekolah dengan cara mengikuti ujian kejar paket  C,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Rudy Hariyanto. (Riz/P/D/RAPP002)