Pemerintah Mudahkan Jamaah Haji 2015 dengan Operasional Satu Arah

oleh -13678 views
Rombongan Jamaah haji asal Pacitan. (Foto : M Fatkhurrohman)
Rombongan Jamaah haji asal Pacitan. (Foto : M Fatkhurrohman)
lukman hakim saifuddin. (Foto : Twitter)
lukman hakim saifuddin. (Foto : Twitter)

Pacitanku.com, SURABAYA – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan memudahkan pperasional keberangkatan dan pemulangan jamaah haji Indonesia untuk tahun 2015. Rencananya, mulai tahun ini, operasional akan diberlakukan sistem satu arah.

Menurut Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudiin, Keberangkatan gelombang pertama jamaah haji akan langsung menuju ke Madinah dan pulang melalui Jeddah. Dengan kebijakan ini, seluruh jamaah haji Indonesia yang berjumlah 168.800 orang tidak akan terlalu mengalami kelelahan dan ada penghematan biaya.

“Kita ingin dari 12 embarkasi di tanah air itu bisa langsung ke Madinah. Jadi yang mendarat di Madinah, pulangnya dari Jeddah. Begitu juga untuk gelombang kedua yang mendarat di Jeddah nanti pulangnya ke tanah air dari Madinah langsung, tidak perlu lagi transit ke Jeddah. Dengan seperti ini, banyak efisiensi yang kita dapatkan,” kata Lukman baru – baru ini, dilansir dari laman resmi Pemprov Jatim.

Lebih lanjut, Luqman menyampaikan bahwa rute pemberangkatan dan pemulangan seperti ini berbeda dengan operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun sebelumnya. Dahulu sebagian jamaah haji gelombang pertama masuk ke Jeddah kemudian ke Madinah, sementara sebagian lainnya ada yang langsung ke Madinah.

“Untuk tahun 2015, bisa langsung ke Madinah menyelesaikan arbain. Setelah menyelesaikan ibadah hajinya, dari Mekkah bisa kembali ke Tanah Air melalui Bandara Jeddah,” tuturnya.

Hal itu juga berlaku untuk jamaah haji gelombang kedua. Untuk tahun ini langsung menuju Mekkah dan kembali melalui ke Madinah. Di Madinah, kepulangan jamaah akan menggunakan Bandara yang baru, Maret 2015 diresmikan operasionalnya.

Untuk itu, Kemenag sudah membicarakan dengan pihak otoritas kementerian haji di Arab Saudi. Saudi merespon positif dan menunggu petunjuk teknis diatur bersama penerbangan Maskapai Garuda dan Saudi Arabia. (RAPP002)