Hujan Deras Guyur Pacitan, Sejumlah Titik Alami Longsor dan Banjir

oleh -Dibaca 2.637 kali
sayap hilir bendungan sukoharjo rusak (Foto : mazyudo)
sayap hilir bendungan sukoharjo rusak (Foto : mazyudo)
Longsor di jalur utama Pacitan-Solo (Foto : Faizal nurul huda)
Longsor di jalur utama Pacitan-Solo (Foto : Faizal nurul huda)

Pacitanku.com, PACITAN—Hujan deras yang mengguyur kawasan Pacitan sejak sabtu pagi hingga malam (29/11/2014) menyebabkan sejumlah titik di Pacitan mengalami bencana banjir dan tanah longsor. Di jalur alternatif Pacitan – Pringkuku juga sempat longsor dan sebuah pohon roboh, meskipun akhirnya kondisi tersebut bisa segera tertangani.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Portal Pacitanku, Ahad (30/11/2014) di jalur utama Pacitan – Surakarta, tepatnya di daerah Tamperan, Km 6,2 dan Km 6,4 Pacitan, longsor terjadi di jalur tersebut. Meski tidak sampai parah, sebuah bongkahan batu besar longsoran jatuh ke tengah jalan. Pihak Binamarga sudah melakukan koordinasi dengan Binamarga Provinsi dan rencananya akan segera dikirimkan alat berat menanggulangi longsor di kawasan Tamperan ini. Meski longsor, jalur utama ini tetap bisa dilewati kendaraan umum.

Talud di semanten alami longsor (Foto : muhammad ngusman)
Talud di semanten alami longsor (Foto : muhammad ngusman)

Masih di wilayah kota, hujan yang mengguyur juga mengakibatkan talud pengaman di Jembatan Purwosari, kelurahan Semanten mengalami longsor. Talud yang terletak di sebelah utara Masjid Jami At Taqwa ini adalah konstruksi baru yang digabung dengan  kontruksi baja dan cor. Akibat longsor, kondisinya sudah mulai terkikis dan hampir mengenai talud lama. Hingga berita ini diturunkan lurah setempat sudah meninjau lokasi untuk selanjutnya dilakukan penanganan lebih lanjut.

Sementara, bencana akibat hujan deras sejak sabtu kemarin juga mengakibatkan banjir di Sungai

Talud JLS Kebonagung tergerus air (Foto : Mazyudo)
Talud JLS Kebonagung tergerus air (Foto : Mazyudo)

Jelok, bahkan mengakibatkan beberapa ruas sungai Jelok overtopping, air melintas diatas tanggul. Diketahui, sungai Jelok yang disebut juga sungai Kebonagung  mengalir dara pegunungan Gembuk melewati kebonagung, Purwoasri, Kayen, Sukoharjo, Sirnoboyo dan Kembang di Kecamatan Pacitan.

Akibat banjir tersebut, sejumlah kerusakan terjadi, diantaranya talud pengaman JLS di desa Kebonagung putus kurang lebih 30 m. Kemudian sayap hilir bendungan Sukoharjo juga mengalami kerusakan. Selain itu, selain Sukoharjo, beberapa titik lain di Pacitan juga mengalami longsor, seperti Karanganyar, Katipugal, sidomulyo, banjarjo, worawari, dan karangnongko.

sayap hilir bendungan sukoharjo rusak (Foto : mazyudo)
sayap hilir bendungan sukoharjo rusak (Foto : mazyudo)

Hujan deras yang terjadi semalam juga membuat festival kothekan lesung di alun – alun Pacitan sedikit mengalami kendala, namun festival tersebut tetap dilaksanakan meski hujan deras terjadi.

Diprediksi, curah hujan tinggi masih akan terus terjadi hingga beberapa waktu kedepan, dan tidak menutup kemungkinan luapan sungai dan tanah longsor masih akan terus terjadi di beberapa titik di Pacitan. (RAPP002)