Makna Nama Goed President Hotel Pacitan: Simbol Penghormatan Tulus Satu Dekade Kepemimpinan SBY

oleh -1242 Dilihat
Pengusaha nasional Hermanto Tanoko memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama (groundbreaking) Goed President Hotel di kawasan Museum SBY-Ani, Pacitan, Sabtu (29/11/2025). Hotel berbintang empat yang ditargetkan rampung pada Mei 2027 ini diproyeksikan menjadi ikon pariwisata baru sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di daerah tersebut. (Foto: Resi Wulandari/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Pembangunan hotel berbintang empat, Goed President Hotel, resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung khidmat di area depan Museum SBY–Ani, Kabupaten Pacitan, pada Sabtu (29/11/2025).

Proyek ini diproyeksikan menjadi ikon baru pariwisata sekaligus momentum bersejarah bagi perkembangan perekonomian daerah, dengan target penyelesaian pembangunan pada Mei 2027.

Dalam sambutannya, pengusaha nasional Hermanto Tanoko tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya saat meresmikan dimulainya proyek ini.

Menurutnya, pembangunan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar mendirikan bangunan fisik semata, melainkan sebuah perwujudan cita-cita bersama untuk memajukan Pacitan.

“Bagi saya, hari ini adalah hari yang emosional dan membanggakan. Berdiri di sini dalam acara groundbreaking Goed President Hotel – Pacitan bukan sekadar memulai proyek konstruksi, melainkan memulai dedikasi dan mewujudkan impian bersama,”kata Hermanto di hadapan para hadirin.

Lebih lanjut, Hermanto menjabarkan filosofi di balik pemilihan nama “Goed President”.

Nama tersebut disematkan bukan sekadar sebagai label komersial, melainkan sebagai bentuk penghormatan tulus kepada Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ia mengenang masa kepemimpinan SBY sebagai periode yang penuh stabilitas dan patut diteladani.

“Kami semua adalah saksi sejarah bagaimana Bapak SBY mendedikasikan hidupnya untuk memimpin Indonesia selama 10 tahun. Itu adalah satu dekade emas, di mana Indonesia merasakan stabilitas, kedamaian, serta demokrasi yang matang di bawah kepemimpinan beliau,”kata Hermanto.

HOTEL BINTANG LIMA. Legislator Dapil Jatim VII, Sartono Hutomo, menyambut positif kehadiran investasi Goed President Hotel di Pacitan, Jumat (28/11/2025). Hotel yang berlokasi strategis di dekat Museum SBY-Ani ini dijadwalkan groundbreaking pada Sabtu besok dan diharapkan menjadi infrastruktur penunjang pariwisata yang mumpuni bagi Kota 1001 Gua.

Semangat kepemimpinan SBY yang dikenal berwibawa, menenangkan, dan mengayomi diharapkan dapat terwujud dalam karakter pelayanan hotel tersebut.

Hermanto menegaskan keinginannya agar nilai-nilai keteladanan tersebut menjadi jiwa dari operasional hotel nantinya.

Secara fisik, Goed President Hotel dirancang dengan memadukan arsitektur lokal, sentuhan kolonial, dan nuansa elegan, menawarkan standar pelayanan kelas dunia yang tetap membumi dan mengedepankan kearifan lokal.

Menutup sambutannya, Hermanto memastikan bahwa seluruh proses pembangunan melibatkan tenaga profesional terbaik.

Hermanto menaruh harapan besar bahwa kehadiran hotel ini akan membawa dampak positif langsung bagi masyarakat, khususnya dalam aspek ekonomi.

“Semoga ini menjadi manfaat nyata untuk Pacitan, terutama dalam membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi kerakyatan,”tegasnya.

Proyek ini diperkirakan menelan nilai investasi sebesar Rp100 hingga Rp150 miliar. Bangunan hotel rencananya akan didirikan setinggi empat lantai dengan fasilitas lengkap berstandar bintang empat hingga lima, mencakup sekitar 100 kamar dengan tiga tipe berbeda, tiga ruang pertemuan, serta fasilitas pendukung lainnya seperti kolam renang, restoran, bar, dan kafe.

Selain itu, hotel ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas unggulan, termasuk akomodasi eksklusif, sky lounge dengan panorama laut selatan, ruang pertemuan berteknologi tinggi, serta program residensi seni.

Kehadiran Goed President Hotel diharapkan tidak menggantikan peran hotel yang sudah beroperasi, melainkan memperluas pasar dan memperpanjang masa tinggal wisatawan, sehingga tercipta ekosistem pariwisata yang utuh dan saling menguatkan di Pacitan.

No More Posts Available.

No more pages to load.