Tragedi Cuci Tikar Hajatan, Calon Pengantin di Pacitan Tewas di Dasar Sungai

oleh -1882 Dilihat
Evakuasi jenazah korban tenggelam Tredi Dafa Irfanda tiba di Puskesmas Tegalombo Pacitan.
Jenazah Tredi Dafa Irfanda (20), korban meninggal akibat tenggelam di Sungai Grindulu, saat dibawa ke Puskesmas Tegalombo, Kabupaten Pacitan, untuk proses pemeriksaan medis pada Sabtu (3/10/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Nasib nahas menimpa Tredi Dafa Irfanda (20), pemuda asal Desa Petungsinarang, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan.

Menjelang hari bahagianya, calon pengantin ini meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Grindulu, Kecamatan Tegalombo, Sabtu (3/10/2026) siang.

Peristiwa memilukan ini bermula saat korban bersama calon istri, Milla Febriani, dan calon mertuanya, Jamilah, tengah mencuci tikar di pinggir sungai yang berada di wilayah Dusun Trenggono, Desa Kebondalem.

Aktivitas tersebut dilakukan sebagai persiapan resepsi pernikahan korban yang akan digelar dalam waktu dekat.

Usai merampungkan cucian sekitar pukul 13.30 WIB, korban berjalan ke arah hulu sejauh 10 meter dari lokasi awal. Ia kemudian menceburkan diri ke sungai untuk mandi.

Nahas, diduga tidak bisa berenang dan tak menyadari bagian sungai tersebut cukup dalam, pemuda itu tak kunjung muncul ke permukaan.

Melihat kejadian tersebut, calon istri dan mertua korban panik serta berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar jeritan langsung berdatangan dan berupaya melakukan pencarian.

Tubuh korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dasar sungai. Namun, saat diangkat ke daratan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Tenaga Kesehatan Puskesmas Tegalombo, Dedi, A.Md.Kep., yang melakukan pemeriksaan di lokasi memastikan korban tutup usia akibat gagal napas setelah air masuk ke paru-paru.

“Tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan, korban murni meninggal dunia karena tenggelam,” tegas Dedi memberikan keterangan usai olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Peristiwa ini langsung dilaporkan ke pihak berwajib. Tak berselang lama, jajaran Polsek Tegalombo, Kapolsek Arjosari, Bhabinkamtibmas, bersama aparat desa setempat mendatangi lokasi untuk memintai keterangan para saksi dan memastikan kronologi kejadian.

No More Posts Available.

No more pages to load.