Tragedi Subuh: Sopir Microsleep, Pikap Rombongan Pedagang Terjun ke Sungai Grindulu Pacitan

oleh -603 Dilihat
Tim gabungan Polisi dan warga mengevakuasi korban kecelakaan pikap yang terjun ke Sungai Grindulu, Pacitan, pada dini hari.
Sejumlah warga dan aparat kepolisian Polres Pacitan bahu-membahu mengevakuasi seorang korban wanita menggunakan tandu dari dalam mobil pikap Daihatsu Grand Max (AD 8307 WA) yang terbalik di Sungai Grindulu, Jalan Raya Pacitan-Ponorogo, KM 29, Kamis (17/9/2026). Evakuasi dilakukan di tengah medan berbatu dan gelapnya pagi akibat kecelakaan tunggal yang dipicu microsleep pengemudi. (Foto: Dok. Satlantas Polres Pacitan)

Pacitanku.com, TEGALOMBOKecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Pacitan-Ponorogo Kilometer 29, Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Sebuah mobil Daihatsu Gran Max pikap bernomor polisi AD 8307 WA terjun ke Sungai Grindulu akibat sang sopir diduga mengalami microsleep (tertidur sejenak) saat mengemudi.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian menyimpulkan insiden ini merupakan kecelakaan tunggal.

Kendaraan nahas yang dikemudikan oleh Yoga Eka Pratama (31), warga Kabupaten Ponorogo, melaju dari arah Ponorogo menuju Pacitan. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi kehilangan konsentrasi hingga melenceng dari jalur.

“Pengemudi diduga mengalami micro sleep sehingga mobil hilang kendali, kemudian menabrak pembatas jalan dan masuk ke Sungai Grindulu hingga mobil terbalik,” ungkap Kasat Lantas Polres Pacitan, AKP Moch. Angga Bagus Sasongko, Kamis (17/9/2026).

Akibat insiden tersebut, empat orang yang terdiri dari satu pengemudi dan tiga penumpang mengalami luka-luka. Sang sopir mengalami luka di belakang telinga, muntah darah, dan dilaporkan mengalami penurunan kesadaran.

Sementara itu, tiga penumpang asal Ponorogo dan Pacitan—Sriyati (50), Sumini (58), dan Ismi (52)—berhasil selamat dalam keadaan sadar, meski menderita dislokasi serta patah tulang pada bagian iga, selangka, dan pergelangan tangan.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun bodi depan kendaraan ringsek parah akibat benturan. Kepolisian mengimbau para pengendara untuk segera menepi dan beristirahat jika merasa mengantuk demi menghindari insiden serupa.

No More Posts Available.

No more pages to load.