Kebut Proyek Rp 19,27 M, Akses Utama dan Jalur Alternatif ke Pantai Srau Pacitan Dipastikan Makin Mulus

oleh -118 Dilihat
Pekerja menyelesaikan pengaspalan jalan di ruas Pringkuku-Poko Pacitan.
Pemeliharaan berkala Jalan Pringkuku-Poko, Pacitan. Hingga September 2026, pengerjaan proyek sepanjang 3,1 kilometer ini telah mencapai 39,08 persen. (Foto: Dok. PUPR Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mengebut perbaikan empat ruas jalan strategis senilai Rp 19,27 miliar. Proyek dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2026 ini ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026, mendahului batas akhir kontrak di bulan November.

Fokus percepatan pengerjaan saat ini berada pada dua akses vital menuju Pantai Srau di Kecamatan Pringkuku, yakni ruas Candi-Srau dan jalur alternatif Pringkuku-Poko. Langkah ini diambil guna menunjang aksesibilitas pariwisata yang menjadi tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus penggerak ekonomi warga.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pacitan, Suparlan, menjelaskan bahwa kedua proyek jalan menuju pesisir pasir putih tersebut menunjukkan progres fisik yang positif hingga awal September.

Pemeliharaan ruas Candi-Srau yang menelan anggaran Rp 3,97 miliar menjadi prioritas utama. Di saat bersamaan, pengaspalan hotmix di ruas Pringkuku-Poko senilai Rp 3,24 miliar juga dikebut.

Jalur penanganan efektif sepanjang 2,8 kilometer ini sangat krusial sebagai urat nadi penghubung Desa Pringkuku dan Desa Poko, sekaligus rute alternatif wisata yang nyaman.

“Pemeliharaan berkala Jalan Candi-Srau panjangnya 4.100 meter, progresnya saat ini 16,80 persen. Sedangkan Jalan Pringkuku-Poko panjangnya 3.100 meter, progresnya 39,08 persen,” urai Suparlan.

Selain kedua rute tersebut, Pemkab Pacitan juga tengah menggarap pengaspalan hotmix di dua titik lainnya, yakni Mentoro-Arjosari (Rp 8,87 miliar) dan Sukoharjo-Buyutan (Rp 3,17 miliar).

Mengingat tingginya mobilitas masyarakat serta wisatawan yang melintasi area konstruksi, Dinas PUPR mengimbau pengguna jalan untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan demi menghindari kecelakaan akibat material atau alat berat.

“Tetap berhati-hati di jalan, keluarga menunggu di rumah,” pungkas Suparlan mengingatkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.