PUPR Pacitan Kebut Perbaikan Jalan Rusak Tegalombo-Tulakan 3 Hari dengan Sistem Sapu Lubang

oleh -119 Dilihat
Alat berat dan tumpukan material batu koral serta aspal bersiaga di tepi jalan rusak kawasan Sengkan Selang, Tegalombo, Pacitan.
Menjawab keluhan warga: Sebuah alat berat beserta material batu koral dan aspal telah disiagakan oleh Pemkab Pacitan di lokasi jalan rusak kawasan Sengkan Selang, Desa Tegalombo, Jumat (28/8/2026). (Foto: Nur Aisyah Romadhona/Pacitanku)

Pacitanku.com, TEGALOMBO — Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai perbaikan jalan rusak di jalur ekstrem Sengkan Selang, ruas Tegalombo-Tulakan, pada Sabtu (29/8/2026).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pacitan, Suparlan, memastikan alat berat dan material perbaikan telah beroperasi penuh di lokasi. Penanganan dilakukan menggunakan metode sapu lubang (penambalan) untuk menutup titik-titik aspal yang mengelupas dan bergelombang.

“(Perbaikan) mulai hari ini. Perbaikan kita sifatnya sapu lubang, paling dua hingga tiga hari ke depan sudah selesai,”kata Suparlan, Sabtu (29/8/2026) saat dihubungi Pacitanku.com.

Meski proses perbaikan sedang dikebut, Suparlan memberikan peringatan keras kepada para pengendara yang melintas.

Karakteristik geografis kawasan Sengkan Selang didominasi titik buta (blind spot), kontur jalan sempit, serta tanjakan curam yang menuntut kewaspadaan ekstra.

“Bagi pengguna jalan tetap harus berhati-hati, karena banyak tikungan dan tanjakan yang tinggi,” tegasnya.

Sebelumnya, kondisi jalan sepanjang dua kilometer dari Dusun Krajan (Tegalombo) menuju Dusun Klitik (Kasihan) ini memicu keluhan warga.

Puncaknya, beredar video amatir pada Minggu (23/8/2026) yang merekam insiden ibu dan balita terjerembap akibat aspal hancur, disusul insiden lain yang melibatkan ibu hamil.

Perbaikan ruas Tegalombo-Tulakan ini terbilang krusial.

Selain menekan angka kecelakaan, rute sepanjang 13 kilometer ini merupakan urat nadi perniagaan yang menghubungkan Pasar Wage di Tegalombo, Pasar Bunder di Kasihan, hingga Pasar Kliwon di wilayah Kecamatan Tulakan.

No More Posts Available.

No more pages to load.