Parade Ronthek “Suara Jiwa” SMPN 1 Ngadirojo Pacitan Pukau Warga di HUT Ke-81 RI

oleh -113 Dilihat
Siswa SMPN 1 Ngadirojo menampilkan kesenian ronthek bertema Suara Jiwa di parade HUT ke-81 RI.
Penampilan atraktif kesenian ronthek bertema "Suara Jiwa" oleh pelajar SMPN 1 Ngadirojo yang memukau warga di sepanjang rute Lapangan Desa Ngadirojo hingga Tanjungpuro, Pacitan, Kamis (20/8/2026). (Foto: Resi Wulandari/Pacitanku)

Pacitanku.com, NGADIROJO – Penampilan memukau disuguhkan oleh siswa SMPN 1 Ngadirojo Pacitan dalam Parade HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia lewat pertunjukan seni ronthek bertema “Suara Jiwa”.

Mengambil rute dari Lapangan Desa Ngadirojo hingga Tanjungpuro pada Kamis (20/8/2026), parade yang menghadirkan tiga display atraktif ini sukses menyedot perhatian masyarakat.

Mengusung semangat kemerdekaan dan kecintaan terhadap seni budaya, tema “Suara Jiwa” dipilih sebagai pesan agar generasi muda berani menyuarakan hati, terus berkarya, dan mengisi kemerdekaan dengan aktivitas positif.

Guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Ngadirojo, Ida Haryuni, menjelaskan bahwa tema tersebut merupakan cerminan semangat para pelajar dalam menyampaikan pesan kebaikan melalui medium seni tradisional.

“Suara Jiwa ini mengungkapkan bahwa suara dari SMPN 1 Ngadirojo, siswa-siswa untuk selalu menyuarakan hati, untuk selalu berkarya, mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal yang positif, termasuk seni dan budaya,” ujar Ida.

Menariknya, pertunjukan spektakuler ini ternyata disiapkan dalam waktu yang sangat singkat. Menurut Ida, para siswa hanya melakukan persiapan dan latihan intensif selama kurang lebih dua pekan.

Kesiapan matang dalam waktu singkat tersebut dapat terwujud karena SMPN 1 Ngadirojo sebelumnya telah dipercaya menjadi perwakilan SMP se-Kabupaten Pacitan dalam ajang ronthek tingkat kabupaten.

“Persiapannya sebetulnya tidak lama, sekitar dua minggu saja. Karena anak-anak ronteknya yang display memang kemarin SMPN 1 Ngadirojo menjadi wakil dari SMP seluruh Kabupaten Pacitan untuk mewakili rontek, sehingga anak-anak tinggal latihan pemanasan dan sudah punya konsep untuk display-nya,” jelasnya.

Meski menggunakan dasar konsep yang sudah ada, sekolah tetap memberikan sentuhan inovasi baru khusus untuk parade HUT RI kali ini.

Karena melibatkan seluruh peserta didik, beberapa gerakan baru ditambahkan, dipadukan dengan kreasi kostum hasil karya mandiri para siswa untuk membuat pertunjukan semakin semarak dan penuh warna.

Ke depan, Ida berharap inovasi dan semangat melestarikan budaya rontek di kalangan pelajar dapat terus ditingkatkan.

“Harapan untuk ke depan mungkin SMPN 1 Ngadirojo dalam kegiatan parade ini bisa lebih variatif lagi, lebih inovatif lagi, baik itu dalam kostum atau dalam penampilan karya,” pungkasnya.

Melalui karya “Suara Jiwa”, SMPN 1 Ngadirojo membuktikan bahwa kemerdekaan dapat diisi dengan harmoni kreativitas, prestasi, dan pelestarian budaya lokal yang menginspirasi banyak pihak.

No More Posts Available.

No more pages to load.