Pacitanku.com, TULAKAN – Ribuan warga dan peserta didik memeriahkan Gebyar PAUD/TK/RA/BA serta Parade Nusantara dalam rangka perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Desa Bungur hingga Gesingan, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan ini mengedepankan semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat tanpa membebani peserta dengan kewajiban atribut mewah.
Tingginya antusiasme masyarakat melampaui ekspektasi panitia penyelenggara. Pada sesi pagi, diperkirakan sekitar 3.000 hingga 4.000 anak hadir didampingi orang tua mereka.
Membeludaknya peserta membuat panitia secara spontan memperpanjang rute kegiatan hingga wilayah Bonsiak demi menjamin kenyamanan dan kelancaran acara.
Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Tulakan, Barjo, menegaskan bahwa konsep acara sejak awal dirancang sederhana.
“Temanya Bhinneka Tunggal Ika. Kita tidak mau membebani orang tua atau lembaga. Intinya monggo kebersamaan ini, bukan masalah mewah-mewahan, tetapi yang kita minta hanya keterlibatan dan partisipasi,” ungkap Barjo.
Setelah Gebyar PAUD rampung pada pagi hari, kemeriahan dilanjutkan dengan Parade Nusantara pada siang harinya.
Agenda nonkompetitif ini diikuti oleh ibu-ibu PKK, kader Dharma Wanita dari 17 desa se-Kecamatan Tulakan, serta sejumlah perwakilan instansi. Barjo menambahkan, tujuan utama kegiatan ini murni untuk memeriahkan kemerdekaan dan memperkuat rasa memiliki (handarbeni) di tengah masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan Dapil Tulakan, Rudi Handoko, yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai Parade Nusantara bukan sekadar panggung kreativitas, melainkan perekat hubungan antarelemen pemerintahan dan warga.
“Kegiatan Parade ini bukan hanya menjadi ajang untuk menampilkan kreativitas dan juga kebersamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan semua jajaran UPT maupun yang ada di wilayah Kecamatan Tulakan,” tutur Rudi.
Selain pawai dan parade, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Tulakan juga diisi dengan kompetisi olahraga antardesa, pentas kesenian, hingga kegiatan keagamaan seperti penampilan kesenian hadrah. Seluruh rangkaian perayaan ini nantinya akan ditutup dengan pengajian akbar yang menghadirkan mubalig dari Ponorogo.












