Sekda Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pacitan, Tekankan Pentingnya Kemandirian dan Karakter Siswa

oleh -936 Dilihat
Sekda Kabupaten Pacitan Heru Wiwoho Supardi Putro memukul gong saat membuka acara MPLS di SRT 1 Pacitan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan Heru Wiwoho Supardi Putro mewakili Bupati Pacitan secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Open House di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Pacitan, Sabtu (15/8/2026).

Pacitanku.com, PACITANSekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Pacitan menggelar kegiatan Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi ratusan siswa baru pada Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di atas lahan seluas 7,7 hektare milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan, Heru Wiwoho Supardi Putro.

Mewakili Bupati Pacitan, Sekda Heru bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menandai peresmian acara dengan prosesi pemukulan gong.

Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi peserta didik untuk beradaptasi dan mengenal ekosistem sekolah sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Baca juga: Didukung Lahan 7,7 Hektare dari Pemkab, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pacitan Resmi Gelar MPLS

Dalam sambutannya, Sekda Heru berpesan agar kesempatan menempuh pendidikan di SRT 1 dijadikan pemacu semangat belajar.

“Jadikan motivasi untuk belajar dan disiplin. Kalian adalah anak-anak yang beruntung dari sekian anak Pacitan lainnya,” ujar Heru di hadapan para siswa.

Menurut Heru, pemanfaatan kesempatan pendidikan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Ia secara khusus menekankan bahwa selain mengejar kecerdasan akademik, pembangunan karakter dan kemandirian merupakan hal yang tidak kalah penting selama menjalani masa pendidikan.

“Jadilah anak yang cerdas, mandiri dan berkarakter. Jadilah anak-anak yang membanggakan orang tua dan negara,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, Sekda Heru mendoakan kelancaran proses belajar mengajar di institusi yang baru digabung tersebut. “Dengan ini saya nyatakan dibuka dan dimulai, semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan kelancaran dalam Sekolah Rakyat Terintegrasi,” imbuh Heru.

Sebagai informasi, SRT 1 Pacitan merupakan hasil penggabungan (merger) dari SRMA 23 dan SRMA 46.

Saat ini, sekolah terintegrasi tersebut telah mendidik sebanyak 25 siswa pada jenjang SD, 95 siswa SMP, dan 150 siswa jenjang SMA. Pihak sekolah kini juga tengah berupaya memenuhi sisa kuota dengan menargetkan tambahan 30 siswa baru.

Video Potret Sekolah Rakyat Pacitan Jawab Kesenjangan Pendidikan | Siniar Kertas Kosong Eps. 59

No More Posts Available.

No more pages to load.