Pacitanku.com, PACITAN — Berangkat dari tekad kuat untuk hidup mandiri dan inspirasi lingkungan keluarga, seorang wirausaha muda asal Kabupaten Pacitan, Lusiana Rizky Andari, sukses merintis usaha kuliner spesialis hidangan pedas bernama Dapur Mercon “Si Gendut 2” yang kini kian digandrungi masyarakat.
Berdiri sejak tahun 2022, usaha yang menyasar kalangan pelajar hingga masyarakat umum ini menjadi bukti bahwa ketekunan dan kemampuan adaptasi adalah kunci bertahan di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner lokal.
Pemilik Dapur Mercon Si Gendut 2, Lusiana Rizky Andari, menceritakan bahwa keputusannya terjun ke dunia perniagaan tidak lepas dari pengaruh keluarganya yang telah lebih dulu menggeluti bidang bisnis.
Memori masa kecil yang akrab dengan aktivitas wirausaha mendorongnya untuk berani mengambil risiko dan memulai usahanya sendiri.
“Sejak kecil saya sudah terbiasa melihat ibu dan kakak menjalankan usaha. Dari situ muncul keinginan untuk mencoba berdiri di kaki sendiri,”kata Lusiana saat ditemui di tempat usahanya, di kawasan PKL alun-alun Pacitan pada Sabtu (27/12/2025).
Perjalanan membangun jenama kuliner ini tidaklah instan dan mulus. Lusiana mengenang masa-masa awal pendirian usaha yang penuh tantangan, mulai dari lokasi yang belum strategis hingga minimnya pengalaman manajerial.
Mentalnya sempat diuji ketika usahanya masih sepi pengunjung karena belum dikenal luas oleh warga Pacitan.
“Awalnya cukup berat karena tempatnya belum dikenal orang, dan saya juga masih belajar mengelola usaha serta menguatkan mental,” tuturnya.
Hingga saat ini, tantangan operasional masih kerap ia rasakan, terutama yang berkaitan dengan faktor alam.
Lusiana mengakui bahwa cuaca ekstrem seperti musim hujan menjadi kendala signifikan yang berdampak langsung pada penurunan omzet harian karena pelanggan cenderung enggan keluar rumah untuk membeli makanan secara langsung.
“Kalau hujan, pembeli biasanya sepi. Itu sangat terasa dampaknya ke omzet,” jelas Lusiana.
Menyiasati kendala tersebut, Lusiana tidak tinggal diam. Ia melakukan transformasi strategi penjualan dengan memaksimalkan teknologi digital.
Layanan pesan antar melalui aplikasi GrabFood serta pemesanan daring via WhatsApp menjadi solusi jitu untuk tetap menjangkau pelanggan meski cuaca tidak bersahabat.
Selain itu, ia juga gencar melakukan promosi aktif melalui platform media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memperluas pasar.
“Media sosial sangat membantu. Dari situ banyak orang jadi tahu dan tertarik mencoba,” tambahnya.
Di tengah gempuran tren kuliner baru, Lusiana tetap berpegang teguh pada prinsip menjaga kualitas rasa dan harga yang terjangkau. Ia juga senantiasa membuka diri terhadap kritik dan saran dari pelanggan sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan bisnisnya.
Kisah Dapur Mercon Si Gendut 2 ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Pacitan bahwa memulai usaha sejak dini bukanlah hal yang mustahil selama disertai niat kuat, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar beradaptasi dengan zaman.









