Pacitanku.com, ARJOSARI – Keberadaan Bendungan Tukul di Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, kini menjadi tumpuan vital bagi keberlangsungan hidup masyarakat setempat.
Infrastruktur strategis yang dibangun pemerintah ini terbukti efektif dalam mendukung irigasi pertanian, penyediaan air bersih, hingga pengendalian banjir, khususnya bagi desa-desa di wilayah hilir yang selama ini kerap dihadapkan pada persoalan kekeringan saat musim kemarau.
Sejak mulai dioperasikan, manfaat bendungan ini langsung dirasakan oleh petani dan warga di sekitar Kecamatan Arjosari. Stabilitas aliran irigasi membuat pola tanam dan produktivitas pertanian menjadi lebih terjamin.
Selain itu, kebutuhan air baku untuk keperluan rumah tangga warga juga dapat terpenuhi secara berkelanjutan, meskipun sumber air alami lainnya mengalami penurunan debit yang signifikan saat musim kering tiba.
Kepala Pengelola Bendungan Tukul Kabupaten Pacitan, Wahyu Nugroho, menjelaskan bahwa distribusi manfaat bendungan telah menjangkau sejumlah desa di area hilir.

Wilayah-wilayah seperti Desa Karangrejo, Desa Gayuhan, dan Desa Jatimalang kini telah menikmati aliran air baku yang bersumber dari bendungan tersebut.
Tak hanya soal suplai air, Wahyu menekankan peran krusial bendungan dalam memitigasi risiko bencana hidrometeorologi.
“Bendungan ini juga berperan penting dalam pengendali banjir. Ketika anakan sungai mengalami banjir, aliran di sungai waduk ditampung terlebih dahulu agar tidak menimbulkan debit air yang terlalu besar di area hilir akibat curah hujan yang tinggi,”kata Wahyu, Selasa (16/12/2025).
Di sisi lain, Bendungan Tukul yang terletak di kawasan perbukitan dengan panorama asri kini juga mulai dikenal sebagai daya tarik lingkungan tersendiri.
Dukungan infrastruktur akses jalan yang memadai semakin memudahkan operasional pengawasan sekaligus pemeliharaan. Kendati demikian, pihak pengelola terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga ekosistem sekitar.
Optimalisasi pengelolaan dan kepatuhan warga dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar waduk menjadi kunci utama.
Hal ini mutlak diperlukan agar Bendungan Tukul dapat terus berfungsi maksimal dalam menopang ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, serta menjaga ketersediaan air bagi Kabupaten Pacitan dalam jangka panjang.












