Penulis: Callista Nadia Jasmine*
Pacitanku.com, PACITAN — Pacitan terletak di ujung barat Provinsi Jawa Timur, Indonesia, dikenal dengan julukan “Kota 1001 Goa” dan “Paradise of Java”.
Kabupaten ini menyimpan keindahan alam luar biasa, terutama pantai-pantai indah salah satunya Pantai Watukarung yang kini menjadi primadona wisatawan lokal maupun luar negeri.
Sebelum pandemi, Pantai Watukarung masih tergolong sepi dan jarang dikunjungi wisatawan. Namun setelah banyaknya wisatawan yang berkunjung, ekonomi masyarakat pacitan ikut meningkat.
Infrastruktur di sekitar pantai pun berkembang, dengan semakin banyaknya homestay dan warung makan yang berdiri.
Nelayan pun turut merasakan keuntungan besar, dengan hasil tangkapan laut yang melimpah, membawa keuntungan bagi mereka.
Melihat potensi ekonomi yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Pacitan, bekerja sama dengan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), tengah merancang masterplan pengembangan kawasan Pantai Watukarung.
Rencana ini mencakup pembangunan area kuliner, playground, pedestrian, dan panggung budaya untuk mendukung pariwisata yang semakin maju.
Bukan hanya destinasi wisata yang dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda), adanya proyek pelebaran ruas jalan Dadapan-Watukarung, Kecamatan Pringkuku juga mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat membikin tebal pendapatan sektor pariwisata di Pacitan.
Jumlah wisatawan yang datang diprediksi akan meningkat pesat karena adanya masterplan pembangunan kawasan Pantai Watukarung ini.
Pembangunan ini diprediksi akan membuka peluang di berbagai sektor, mulai dari pariwisata hingga UMKM.
Bagi masyarakat Pacitan, proyek ini bukan sekadar tentang peningkatan infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana kawasan wisata ini dapat menciptakan peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini didukung oleh teori dalam dunia ekonomi yaitu Government Policy atau kebijakan pemerintah.
Teori Kebijakan Pemerintah dalam Ekonomi merujuk pada konsep bagaimana pemerintah dapat menggunakan kebijakan ekonomi untuk mempengaruhi perekonomian, memperbaiki kesejahteraan masyarakat, dan mencapai tujuan makroekonomi.
Tentunya, kesuksesan pembangunan kawasan wisata ini tidak lepas dari peran berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Pacitan sebagai penggagas utama memiliki tanggung jawab besar dalam merancang dan memastikan pengelolaan kawasan wisata yang berkelanjutan.
Di samping itu, kerja sama dengan sektor swasta, termasuk para investor yang tertarik untuk mengembangkan fasilitas wisata, sangat dibutuhkan agar pembangunan ini berjalan lancar. Namun, yang tak kalah penting adalah peran aktif masyarakat setempat.
* Penulis adalah Mahasiswa Hubungan Internasional, Universitas Sebelas Maret (UNS)