Melihat Program Sindeso, Ajarkan Anak Cinta Desa Sejak Dini

oleh -336 Dilihat
Program Sinau Ing Ndeso (Sindeso) adalah program tahunan dari sekolah alam Pacitan dimana anak-anak akan di bawa kesuatu daerah untuk belajar bersama sama dengan masyarakat. (foto: Julian Tondo/Pacitanku)

Pacitanku.com, DONOROJO – Program Sinau Ing Ndeso (Sindeso) adalah program tahunan dari Sekolah Alam Pacitan dimana anak-anak akan di bawa kesuatu daerah untuk belajar bersama sama dengan masyarakat.

Banyak sekali tujuan dari kegiatan ini diantaranya untuk memupuk kemandirian anak-anak, juga mengenalkan budaya kehidupan didesa dengan segala potensinya yang tentu berbeda dengan tempat mereka tinggal.

Program Sindeso yang kali ini berada di dusun Tumpak, desa Gendaran, kecamatan Donorojo.  selama tiga hari dua malam anak-anak berada disana berbaur dengan masyarakat untuk belajar bersama-sama.

Mereka belajar merumput, masak menggunakan kayu bakar (Cethik geni) memberi makan ternak, juga belajar merasakan mengambil air dari sumber untuk kebutuhan dirumah (mblandong).

Selain itu, program ini juga menjadi media implementasi dari seluruh pelajaran yang telah anak terima di sekolah, tidak hanya secara akademik namun juga pada karakter anak, dimana pembiasaan baik yang sudah diterapkan disekolah harus diaplikasikan secara langsung di masyarakat.

“Saya sangat berterimakasih dan sangat mendukung kegiatan ini dilaksanakan di desa kami, masyarakat juga sangat antusias menerima kedatangan anak-anak, semoga ada ilmu dan cerita yang dibawa oleh anak-anak maupun warga kami nanti,”kata Kepala Desa Gendaran Wulan Fitriana, Sabtu (9/3/2024).

Selain warganya yang ramah di dusun Tumpak Desa gendaran,  juga menyimpan banyak potensi alam dan tradisi, termasuk batuan alam dan juga kultur masyarakat yang masih sangat tradisional, dimana ini sangat bagus menjadi media pembelajaran bagi anak-anak.

Kepala Sekolah Alam Pacitan, Bangun Naruttama mengatakan kegiatan di Desa Gendaran tersebut adalah program Sindeso yang ke-10.

“Dan masih akan berlanjut nantinya dengan mengunjungi wilayah-wilayah lain yang ada di Pacitan, nanti akan kami adakan juga pameran dari hasil kegiatan ini baik di sekolah maupun diluar, tidak menutup kemungkinan juga akan kami pamerkan diluar kota ataupun luar negri sebagai kekayaan kebudayaan kita,”kata Bangun.

No More Posts Available.

No more pages to load.