DPRD Sarankan Pemkab Gandeng Investor dan Dunia Usaha Kelola Destinasi Banyuanget

oleh -2517 Dilihat
Pemandian Banyu Anget Pacitan. (Foto: Dok Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pacitan menggandeng sejumlah pihak dalam pengelolaan destinasi wisata Banyuanget di Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, Pacitan.

Sebagai informasi, operasional destinasi wisata Banyuanget oleh Disparbudpora Pacitan berakhir bulan Desember 2023 ini.

Namun demikian Pemkab dikabarkan belum memiliki kesepakatan perpanjangan dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Karangrejo selaku pemilik lahan destinasi wisata tersebut.

Pemkab sebenarnya sudah mengajukan perpanjangan kontrak dengan pemilik lahan hingga 2026. Namun belum ditemukan kesepakatan antara kedua belah pihak dalam pengelolaan destinasi wisata air tersebut.

Terkait kondisi itu, Keta DPRD Pacitan Ronny Wahyono menyarankan agar Pemkab berkolaborasi dengan pentahelix, yaitu antara pemerintah daerah dunia usaha, masyarakat akademisi, dan yang terakhir adalah media.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan Ronny Wahyono. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

“Kami harapkan pemerintah daerah, termasuk DPRD bisa memaksimalkan hal tersebut, dan yang kami harapkan kalau memang Pemda ingin melanjutkan dengan skema pemda yang melaksanakan ya silahkan, akan tetapi lebih baik baik melibatkan dunia usaha, investor atau pihak ketiga,”kata Ronny, Selasa (12/12/2023) di Pacitan.

Ronny beralasan dengan kolaborasi pengelolaan dengan pihak ketiga, diharapkan pengembangan destinasi wisata yang sebelumnya dikenal dengan pemandian air panas Tirto Husodo itu bisa lebih meningkat lagi.

“Jadi dari sisi perawatan juga bisa langsung dilaksanakan ketika ada kerusakan dan sebagainya itu bisa langsung dilaksanakan pihak ketiga, tanpa menunggu perda APBD yang setiap tahunnya,”tandas legislator Partai Demokrat ini.

Di sisi yang lain, Ronny menilai dengan menggandeng dunia usaha, ada inovasi-inovasi bagamana agar bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Jadi kami harapkan tirto husodo niki bisa dikolabrosakikan dengan dunia usaha, jadi harapannya nanti bisa berjalan dengan lebih baik lagi,”tandas dia.

Pemda, kata Ronny, hanya sebagai pembuat regulasi, kemudian mengawasi pelaksanaan regulasi dan juga memfasilitasi keperluan umum terkait destinasi tersebut, seperti jalan, listrik dan keamanan.

Pada intinya, imbuh Ronny, dengan adanya kerjasama pengelolaan destinasi wisata ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Jadi masing-masing punya tugas, kita bagi-bagi hal tersebut agar bisa maksimal, nanti akademisi melakukan kajian, terkait dengan Tirta Husada ini harus bagaimana, kemudian media bisa mempublikasikannya secara massif kan begitu, jadi semua komponen pentahelix ini saya harapkan bisa diharapkan bisa dimaksimalkna begitu,”pungkasnya.

Video Segarnya Mandi di Banyu Anget Tirta Husada

No More Posts Available.

No more pages to load.