Viral Wisatawan Asal Magelang Diduga Linglung Ditemukan di Tebing Pantai Ngiroboyo Pacitan, ini Penjelasan Pengelola

oleh -11 Dilihat
EVAKUASI. Masyarakat mengevakuasi wisatawan yang berada di tebing Pantai Ngiroboyo pada Rabu (7/6/2023) malam. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, DONOROJO – Beberapa waktu lalu, tepatnya Rabu (7/6/2023) beredar video seorang wisatawan yang berwisata di Pantai Watukarung, Kecamatan Pringkuku tiba-tiba menghilang dan ditemukan berada di tebing Pantai Ngiroboyo, Kecamatan Donorojo.

Proses evakuasi wisatawan yang diduga linglung dan sudah berada di kawasan tebing Pantai Ngiroboyo itu viral di jagad maya. Hingga berita ini ditulis pada Minggu (11/6/2023), video yang diunggah di akun Instagram Pacitanku ditonton 78523 tayangan, disukai 4464 dan mendapatkan komentar sebanyak 244 komentar.

Pengelola Pantai Ngiroboyo, Kecamatan Donorojo, Pacitan, Supri membenarkan kejadian tersebut. Supri mengatakan awalnya ada rombongan wisatawan dari Magelang mengendarai dua mobil minibus ke Pantai Watukarung, Kecamatan Pringkuku.

”Kemudian satu rombongan mengeksplor pantai Watu Karung ke arah barat yang dekat pantai Ngiroboyo, nah ketika mau kembali ke mobil ternyata teman yang satu kesasar dan tidak ikut kembali ke rombongan, sehingga kemudian salah satu anggota kemudian melapor ke masyarakat watu karung,”jelas Supri saat dihubungi Pacitanku.com, Minggu (11/6/2023) di Pacitan.

Kemudian, kata Supri, warga Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku mulai menyisir hingga ke kawasan Pantai Ngiroboyo dengan menanyakan ke masyarakat Desa Sendang, Kecamatan Donorojo.

“Setelah di cari ternyata orang itu sudah ditengah-tengah tebing dengan ketinggian 15 meter itu, itu kalau (kondisi) normal sudah jatuh ke sungai,”katanya.

Setelah ditemukan berada di tengah-tengah tebing, Supri mengatakan akhirnya masyarakat Watu Karung dan Ngiroboyo pada Rabu (7/6/2023) pukul 20.00 WIB bisa menyelamatkan wisatawan yang berada di tengah tebing itu.

“Masyarakat Watukarung dibantu masyarakat dan pengelola Pantai Ngiroboyo melakukan evakuasi wisatawan tersebut dengan alat seadanya berupa tali untuk mengevakuasi wisatawan tersebut, dan waktu evakuasi wisatawan sekitar 30 menit,”jelas dia.

Supri membenarkan dugaan wisatawan yang tersesat hingga di tengah-tengah tebing tersebut dalam kondisi linglung.

Sebab, kata dia, saat ditanya, wisatawan yang belum diketahui identitasnya tersebut mengaku tidak sadar dan berada di tengah tebing. “Bisa dikatakan (linglung) seperti itu mas, tapi setelah bisa di selamatkan di bawa ke warung di kasih minum berangsur mulai sadar dan membaik,”ujar Supri.