Sepuluh Tahun Menjadi Srikandi Bencana, Diannita Gigih Ajak Perempuan Tanggap Bencana

oleh -Dibaca 686 kali

Pacitanku.com, PACITAN – Kaum perempuan adalah orang yang harus tangguh dalam menghadapi bencana dan menyiapkan keluarganya untuk siaga bencana.

Kaum perempuan sebagai orang paling terdampak ketika terjadi bencana juga memiliki peran yang sangat penting dalam menyelamatkan keluarga dan mendidik anak-anak tentang kebencanaan.

Hal ini yang yang menjadi dasar Diannitta Agustinawati, Kepala seksi pencegahan dan kesiapsiagaan bencana BPBD Pacitan yang mengajak kaum perempuan untuk menjadi Srikandi tanggap bencana.

Tidak terasa, sudah genap sepuluh tahun, sosok perempuan tangguh ini sudah terjun dalam dunia kebencanaan baik di daerah maupun luar daerah.

“Tidak terasa ternyata per tanggal 14 Juni 2022 besok saya sudah sepuluh tahun berkutat di Dunia kebencanaan,”kata Diannita, Jumat (22/4/2022) di Pacitan.

Suka duka banyak dilalui oleh Diannita. Seperti salah satunya pernah tiba-tiba harus dirawat di rumah sakit selama sepekan saat proses evakuasi dan pemulihan banjir Pacitan 2017 silam.

Tidak bisa dibayangkan sesuatu cepat terjadi di lokasi bencana. Kesiapan fisik dan mental menjadi modal utama saat berada di tempat kejadian.

“Saking ribetnya jadi ndak merasa bagaimana kondisi fisik sendiri. Tiba tiba pingsan gitu aja, eh ternyata memang fisik gak bisa dibohongi,”jelasnya.

Diannita bercerita dirinya juga pernah terjebak dua hari di atas jembatan JlS dengan beberapa relawan dan penduduk sekitar yang mengungsi pada saat bencana tahun 2017.

“Pengalaman yang sangat menyayat hati ketika malam hari tanggul, jebol air datang dan anak anak semua menamgis ketakutan,”ungkap dia.

Menurut Diannita, peran perempuan sangat penting didalam dunia kebencanaan, pembagian peran sangat diperlukan, perempuan yang memiliki naluri kuat untuk selalu melindungi keluarganya serta aktif dalam kelompok sosial.

Hal tersebut menjadi dasar, sehingga perempuan dapat menjadi penggerak kesiapsiagaan bencana di dalam keluarga.