Tanggapi Wacana Pemindahan Lokasi Sekolah, Kepala SMPN 2 Pacitan: Sebaiknya Dikaji Lebih Mendalam

oleh -Dibaca 2.021 kali
SMPN 2 Pacitan. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Pacitan Heri Praptono turut menanggapi wacana pemindahan lokasi SMPN 2 Pacitan ke wilayah Desa Nanggungan Pacitan yang dilontarkan Komisi II DPRD Pacitan beberapa waktu lalu.

“Kalau saya pribadi itu sebaiknya dikaji yang lebih mendalam, karena begini, kalau dipindahkan ke Nanggungan atau Widoro atau sebelahnya, nanti anak-anak yang tidak tertampung di SMPN 1 kan kalau dari kota mau kesana kan juga kasihan,”kata Heri saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Kamis (31/3/2022) di Pacitan.

Lebih lanjut, Heri mengungkapkan saat ini jika bisa lokasi SMPN 2 Pacitan dipertahankan, maka dirinya menyarankan dipertahankan lokasinya terlebih dahulu seperti saat ini yang terletak di pusat Kota Pacitan.

“Lha kalau saya, ya kalau bisa dipertahankan sambil menunggu kajian lebih lanjut yang lebih komprehensif, sehingga nanti ketika itu sudah dilakukan itu harus dipikirkan secara masak-masak dari segala dampak yang ditimbulkan,”jelasnya.

Selama ini, Heri mengatakan siswa SMPN 2 Pacitan memang mayoritas berasal dari wilayah Pacitan kota, selain itu siswanya juga berasal dari Desa Widoro yang masih bisa tertampung dengan system zonasi.

“Sedangkan dari Desa Semanten dan Desa Bolosingo tidak bisa tertampung, namun dalam beberapa tahun terakhir kita selalu kelebihan kuota, saat ini total siswa 571 dengan total 18 rombongan belajar,”jelas dia.

Jika alasannya adalah pemerataan zonasi, Heri mengatakan selama ini masih banyak sekolah yang bisa menampung.

“Kalau saya sih, selama bisa dipertahankan itu bisa dipertahankan. Karena kita ini pelayan masyarakat, masyarakat itu nyamannya sekolah yang di kota, orang tua kan lebih mengantarkan, lebih nyaman,”pungkasnya.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Komisi II DPRD Pacitan mengusulkan wacana pemindahan lokasi SMPN 2 Pacitan. Salah satu alasannya adalah lokasi SMPN 2 dan SMPN 1 Pacitan yang terlalu dekat.

Gayung bersambut, Dinas Pendidikan Pacitan menyambut wacana itu dengan akan melakukan kajian terlebih dahulu.

.