Cuaca Buruk, Kapal Tongkang Batubara Rute Kalimantan-Cilacap Bersandar di Teluk Pacitan

oleh -Dibaca 1.358 kali
Cuaca Buruk, Kapal Tongkang Batubara Rute Kalimantan-Cilacap Bersandar di Teluk Pacitan. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Satu unit kapal tongkang pengangkut batubara Motor-Vessel (MV) TB Pram Power 2107 dengan rute Kalimantan-Cilacap terpaksa lego jangkar atau bersandar di Teluk Pacitan karena cuaca buruk yang terjadi.

Komandan Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Pacitan Peltu TTU Ator Subroto saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (25/3/2022) menuturkan kapal yang dinahkodai oleh Hendri dan membawa 10 Anak Buah Kapal (ABK) tersebut lego jangkar karena cuaca buruk.

Peltu Ator juga mengatakan kapal tersebut mengalami kendala pada mesin sehingga melakukan lego jangkar di Teluk Pacitan.

Komandan Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Pacitan Peltu TTU Ator Subroto (Foto: Sulthan Shalahuddin)

“Kapal Tongkang Batubara ini karena mengalami kerusakan mesin dan kemudian ada cuaca buruk mereka melaksanakan lego jangkar atau berlindung di Teluk Pacitan, karena memang satu-satunya berlindung pada saat cuaca buruk di Pacitan ini adalah di teluk Pacitan,”jelasnya.

Lebih lanjut, Peltu Ator mengatakan kapal tongkang tersebut menempuh rute dari Kalimantan dengan tujuan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.“Tongkang membawa sebanyak 12 ribu metrik ton batubara,”tandasnya.

Saat tongkang tersebut lego jangkar di Teluk Pacitan, Peltu Ator mengungkapkan kondisi cuaca memang sedang buruk.

“Kondisi dua hari kemarin gelombang mencapai 4 meter, kecepatan angin mencapai 11 knot di tengah laut,”jelas Ator.

Selain cuaca buruk, Ator mengungkapkan kapal tersebut juga sedang menunggu sparepart mesin yang dibawa dari Kalimantan.

“Tentunya dengan kondisi cuaca buruk, dengan 1 mesin jelas terganggu bisa mundur, dan ini harus lama karena menunggu sparepart datang dari Kalimantan yang dibawakan oleh kapal pengganti,”paparnya.

Peltu TTU Ator mengungkapkan kejadian kapal lego jangkar sebenarnya sudah sering terjadi dikarenakan cuaca buruk.

“Kondisi seperti ini sebetulnya sudah sering, kalau untuk kapal yang mengangkut batubara ke PLTU Pacitan mereka biasanya kalau ada cuaca buruk bisa berlindung di Prigri, Teluk panggul Trenggalek atau di Popoh tulungagung, tidak hanya di Pacitan,”pungkasnya.