Rem Blong, Truk Pengangkut Keramik Terbalik di JLS Kebonagung

oleh -Dibaca 4.253 kali
BERCECERAN. Truk pengangkut keramik mengalami laka tunggal dan mengakibatkan keramik berceceran di bahu jalan. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, KEBONAGUNG – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalur Lintas Selatan (JLS), tepatnya di Desa Worawari, Kecamatan Kebonagung pada Rabu (26/1/2022) siang.

Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan satu unit kendaraan truk pickup pengangkut keramik warna kuning dengan nomr polisi AD 1335 N. Truk tersebut terbalik di bahu jalan dan mengakibatkan keramik berceceran dan mengalami kerusakan.

Menurut keterangan Kepala Unit penegakkan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Pacitan, Ipda Abdul Cholik, SH, dalam keterangannya kepada awak media di lokasi kejadian mengatakan laka lantas tunggal tersebut terjadi akibat rem blong truk pengangkut keramik tersebut.

“Awalnya kendaraan truk mengangkut keramik sebanyak 40 kardus, dari Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dibawa ke Toko Bangunan (TB) Sari Jaya, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan,”kata Ipda Abdul Cholik.

Sesampai di turunan JLS di Desa Worawari, Kecamatan Kebonagung, Ipda Abdul Cholik mengatakan pengemudi yang bernama Hadi Sunarto tidak bisa mengendalikan laju kendaraan karena mengalami rem blong.

Akibatnya kendaraan yang dikemudikan Hadi terpelanting ke bahu jalan dan mengakibatkan keramik mengalami pecah dan rusak.

“Pengemudi tidak bisa mengendalikan sehingga truk terguling, ini laka lantas tunggal dan tidak ada korban jiwa, pengemudi dan penumpang mengalami luka ringan dan lecet sedikit,”kata Ipda Abdul Cholik.

Lebih lanjut, Ipda Abdul Cholik mengatakan total kerugian yang ditaksir akibat kejadian tersebut sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta.

“Untuk factor kecelakaannya, tadi kita minta keterangan dari pengemudi adalah remnya blong, sehingga tidak bisa diinjak rem sehingga terpelanting ke bahu jalan,”pungkas Ipda Abdul Cholik.

Sementara, pengemudi truk pengangkut keramik tersebut, Hadi Sunarto mengatakan dirinya tidak bisa mengendalikan laju kendaraan karena remnya tidak berfungsi. Hadi mengatakan dirinya mengalami luka-luka akibat kejadian itu.

“Remnya tidak bisa, tahu-tahu pas turun remnya tidak berfungsi, lajunya kencang, saya tikungkan lepas dari aspal dan mau saya kembalikan mobil truk terbalik,”katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.