Disparpora Terus Berupaya Agar Pacitan Jadi Kabupaten Layak Pemuda Kategori Utama

oleh -Dibaca 366 kali
Kadisparpora Pacitan Andi Faliandra. (Foto: Sulthan Salahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan terus mendorong agar Pacitan menjadi Kabupaten layak pemuda kategori utama setelah saat ini menjadi kabupaten layak pemuda kategori madya.

“Jadi kita akan terus berupaya mendorong agar menjadi kabupaten/kota layak pemuda kategori utama, karena saat ini Pacitan sudah masuk kategori madya,”kata Kepala Disparpora Pacitan T Andi Faliandra, Kamis (28/10/2021) di Pacitan.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Andi itu mengatakan untuk kategori madya, salah satu hal yang diperhatikan adalah seberapa besar pemerintah memperhatikan pemuda, termasuk mengalokasikan anggaran untuk kegiatan kepemudaan.

“Sementara kita juga berupaya mendorong agar bisa menjadi kategori utama, sebab kalau yang kategori utama, itu salah satu hal yang menjadi perhatian adalah adanya Perda yang mengatur kepemudaan, mudah-mudahan dengan adanya Perda itu dan semangat pemerintah mengalokasikan menganggarkan kegiatan kepemudaan mengegser madya menjadi utama,”jelasnya.

Selain itu, Andi juga menuturkan anggaran untuk kepemudaan yang diberikan Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) semakin besar seiring kategori yang dicapai.

“Ada bantuan DAK dari Kemenpora, seperti kita kemarin kategori madya dapat bantuan Rp100 juta, jika kategori utama kisaran Rp1 miliar,”papar Andi.

Kabupaten/Kota layak pemuda adalah satu dari empat kategori anugerah kepemudaan Kemenpora RI, dimana kategori lainnya adalah pemuda pelopor tingkat nasional, wirausaha muda pemula berprestasi dan penggerak wirausaha muda berprestasi, pemuda hebat difabel dan pemuda internasional.

Penghargaan Kabupaten/Kota layak pemuda memiliki lima kriteria, yakni regulasi yang menangani kepemudaan, alokasi anggaran untuk menunjang program kepemudaan, partisipasi anak muda dalam aparatur sipil di daerahnya, penyediaan sarana dan prasarana bagi pemuda dan yang terakhir pendekatan partisipasi pemuda serta indeks pemudanya.

Pewarta: Sulthan Shalahuddin
Editor: Dwi Purnawan