Pesan Bupati untuk Masyarakat: Jangan Jauhi Penderita COVID-19, Karena Bukan Aib

oleh -Dibaca 771 kali
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji saat menyerahkan bantuan sosial warga terdampak COVID-19 di Desa Sanggrahan Kecamatan Kebonagung, Selasa (7/9/2021). (Foto: Dok. Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, KEBONAGUNG – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memberikan sejumlah pesan-pesan kepada masyarakat saat menyerahkan bantuan sosial warga terdampak COVID-19 di Desa Sanggrahan Kecamatan Kebonagung, Selasa (7/9/2021).

“Saya masih mendengar jika ada yang terpapar COVID-19 atau sampai ada yang meninggal, itu seakan akan sedaya menjauhi kados kenging aib (semua menjauhi seperti dapat aib), itu salah,”kata Bupati, seperti dikutip dari laman Humas Pemkab Pacitan.

Bupati berharap masyarakat tidak terlalu takut, bingung atau cemas jika ada tetangga atau kerabat yang terpapar. Namun tetap waspada dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Menurut Bupati, sebagai penyakit baru, apa yang terjadi di masyarakat tersebut bisa dipahami namun jangan sampai berprasangka buruk yang berlebihan.

“Yang penting tetep dijaga jaraknya, jika ada korban dimakamkan sesuai ajaran agama kita, jangan dijauhi. Yang paling penting panjenengan memakai masker,”katanya.

Disiplin mengunakan masker lanjut Bupati sangat penting untuk membentengi diri terpapar covid 19. Selain itu masyarakat juga diminta aktif mengikuti program vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji melakukan agenda kerja di wilayah Kecamatan Kebonagung untuk memberikan bantuan sosial untuk warga miskin (Gakin) di 3 desa yakni Desa Sanggrahan, Desa Gembuk dan Desa Sidomulyo serta bantuan untuk nelayan di Pantai Wawaran.

Dalam kesempatan itu pula orang nomor satu di Pacitan itu memberikan sosialisasi disiplin menjalani prokes menghadapi pandemi COVID-19.