Ini Keuntungan yang Diperoleh Jika Ada Pelabuhan di Pacitan

oleh -Dibaca 897 kali
Proyek Pembangunan Jembatan Gelon. (Foto : Dishubkominfo Pacitan)
Proyek Pembangunan Jembatan Gelon. (Foto : Dishubkominfo Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan mendesak Pemerintah Kabupaten Pacitan bisa menyelesaikan dua proyek infrastruktur di Pacitan, yakni pelabuhan Gelon dan juga kawasan Monumen Jenderal Soedirman (Mojensu).

Ada sejumlah keuntungan yang diperoleh dengan adanya pelabuhan di Pacitan, yakni pembangunan pelabuhan Gelon yang saat ini masih terus diupayakan proses pembangunannya.

“Dengan adanya pelabuhan Gelon itu, pada awalnya adalah niatannya, bagaimana kita bisa menjadikan Pacitan sebagai pintu masuk perindustrian,”kata Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono, Senin (19/7/2021) di Pacitan.

Menurut Ronny, seperti halnya, Singapura, meski tidak punya sumber daya alam, tetapi negara tersebut menjadi punya pelabuhan barang dan niaga internasional.

Sebagai informasi, Singapura memiliki pelabuhan dengan nama Port of Singapore yang merupakan pelabuhan terbesar kedua di dunia. Bahkan pada 2012, untuk pertama kalinya sebanyak 30 juta truk besar melintasi pelabuhan tersebut.

“Jadi itu akhirnya orang kapal-kapal merapat ke sana (Singapura), sama seperti Pacitan jadi punya Pelabuhan ini bukan berarti terus sumber daya alam Pacitan yang kita andalkan, tapi bagaimana provinsi DIY bagaimana Sragen, Karanganyar, Ponorogo, Trenggalek, Madiun mungkin sekitar Solo ya nanti bisa memanfaatkan Pelabuhan Pacitan itu untuk sebagai pintu masuk perindustrian, jadi mereka mau ngirim apapun itu lewat Pacitan, kita jadi menyediakan jasanya lah macam itu,”jelasnya.

Di sisi lain, Ronny mengungkapkan jika wacana adanya Provinsi Jawa Selatan, dengan adanya pelabuhan di Pacitan akan memudahkan pertumbuhan ekonomi di Pacitan.

“Nanti ke depan mungkin juga wacana Jawa Selatan juga bisa terwujud, ya tentu saja yang menjadi ibukota adalah kawasan pelabuhan, misal di Jawa Timur ibukotanya Surabaya yang punya Pelabuhan Tanjung Perak, Jawa Tengah ibukotanya Semarang yang punya Pelabuhan  Tanjung Mas, Jakarta ya ada Pelabuhan Tanjung Priok, juga Banten ada Pelabuhan Merak,”jelas dia.

Saat ini, Ronny mengatakan proses pembangunan pelabuhan Gelon sudah menggunakan dana APBD yang salah satunya untuk pembebasan lahan.

“Sudah ada (penggunaan dana) pembebasan lahan itu jumlahnya berapa bisa ditanyakan ke Pemkab,”tandas Legislator Partai Demokrat Pacitan itu.

Dalam proses pembangunan pelabuhan Gelon sendiri, imbuh Ronny, ada dua kementerian yang menangani, yakni Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Kemenhub dirjen laut dan Kementerian PUPR untuk pembangunan akses jalan menuju ke pelabuhan.

“Itu (dua kementerian) harus dikoordinasikan semuanya. Tapi juga kami memaklumi dalam kondisi saat ini sedang ada pandemi mungkin semua dipending, tapi minimal hal – hal yang berhubungan yang non budgeting itu bisa diselesaikan. Misal kayak hibah tanah lah secara administratif,”paparnya.

Sementara, imbuh Ronny,  untuk pembangunan bisa di rencanakan di tahun 2022 dengan harapan pandemi bisa selesai.

Selain itu, Ronny mengatakan wacana tol laut yang didengungkan Presiden Joko Widodo bisa sangat relevan dengan adanya pembangunan pelabuhan Gelon di Pacitan.

“Kami juga belum tahu persis (kelanjutan tol laut), tapi apablia tol lautnya pak Jokowi masih itu harapannya Pacitan itu bisa masuk kesitu, jadi perdagangan lewat laut,”pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini Pemkab Pacitan telah membentuk tim khusus yang dikomandani oleh Wakil Bupati Pacitan Gagarin untuk penyelesaian pembangunan pelabuhan Gelon dan pengelolaan kawasan wisata Monumen Jenderal Soedirman (Mojensu).

Pewarta: Dwi Purnawan