Penjelasan Anung Dwi Ristanto Soal Baliho ‘Keponakan SBY’ yang Kembali Disoal

oleh -13203 views
Anung Dwi Ristanto Politisi Partai Demokrat.(Foto: Dok Anung/FB)

Pacitanku.com, PACITAN – Anggota DPRD Pacitan Anung Dwi Ristanto yang juga tim pemenangan calon bupati-wakil bupati Pacitan nomor urut 1 Indrata Nur Bayuaji-Gagarin menjelaskan secara rinci terkait baliho keponakan SBY yang kembali disoal sejumlah warganet.

“Satu tahun yang lalu ketika beliau mulai memperkenalkan diri turun kemasyarakat, banyak orang yang bertanya pada beliau, siapa beliau itu? Sebagian org mengenal beliau sebagi putranya  Pak Soejono (mantan ketua DPRD sekaligus mantan wabub pcitan),”kata Anung,seperti dikutip dari tanggapan terhadap informasi tersebut.

Menurut Anung, sebagian orang mengenal beliau sebagai ketua DPRD Pacitan. Selain itu, sebagaian mengenal beliau sebagai saudaranya SBY dan sebagian mengenal beliau sebagai keponakan SBY.

“Mengingat bahwa masyarakat kita itu kalangan masyarakat jawa Asli,lebih suka menyebut beliau sebagai keponakan SBY. Karena sebutan itu lebih akrap dan mudah di pahami bagi masyarakat secara umum,”jelasnya.

Selanjutnya, dalam perjalanan waktu, kata Anung, masyarakat semakin banyak bertanya siapa sosok Aji.

“Karena banyaknya pertanyaan tentang siapa beliau, hal yang paling mudah menjawab pertanyaan tersebut, maka teman-teman beliau mencoba menjawab kepada masyarakat dgn jawaban keponakan SBY karena dengan jawaban itu, masyarakat kita lebih mudah mengerti, jelas dan tidak bertanya lagi,”jelasnya.

Selanjutnya, imbuh Anung, kemudian ditulislah kata itu, agar masyarakat lebih mudah mendapatkan jawabanya.

“Itulah sesunguhnya adanya, Apa yang salah…!! Kami sadar mungkin ada sebagian yang tidak suka, tapi itulah adanya, dan saya pikir kata itu juga tidak menyakiti siapapun toh, benar adanya beliau mmg keponakan,”ungkap Anung.

Untukitu, Anung juga mengimbau masyarakat untuk tidakmenggunjing. Karena itu tidakbaik.

“Untuk itu sudahlah, cara-cara mengunjing sana sini itu tidak baik, monggo podho seng apek becik mawon, toh sedanten iki tonggo dewe,”pungkasnya.

Sebagai informasi, Aji dan Gagarin maju dalam Pilbup Pacitan 2020. Keduanya yang berada di nomor urut 1 diusung oleh Partai Demokrat, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Selain diusung kekuatan 7 partai pengusung itu, Aji-Gagarin juga didukung 6 partai, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Berkarya.

Saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pacitan sendiri telah melakukan sejumlah tahapan Pilbup Pacitan. Setelah penetapan Paslon dan pengundian nomor urut, tahapan kemudian dilanjutkan masa kampanye pada Sabtu (26/9/2020) hingga Sabtu (5/12/2020) mendatang.

Tahapan puncak kemudian dilaksanakan pelaksanaan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Rabu (9/12/2020) mendatang.

Screenshoot penjelasan Anung di media sosial