Ada Embung Gunung Manukan di Tremas, Diharapkan Jadi Solusi Atasi Kekeringan

oleh -13236 views
Embung Geomembran. Lokasi pembangunan embung gunung Manukan Tremas. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Bupati Pacitan Indartato meninjau lokasi proyek pembangunan embung Gunung Manukan, Desa Tremas, Kecamatan Arjosari pada Rabu (8/7/2020). Kedatangan orang nomor satu di Pemkab Pacitan tersebut didampingi pimpinan Pondok Tremas, KH Fuad Habib Dimyathi.

Indartato berharap dengan dibangunnya embung Gunung Manukan di Desa Tremas, Kecamatan Arjosari tersebut dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Sebagai salah satu solusi mengatasi kekeringan, meningkatkan produktifitas lahan tandus, sekaligus dampak peningkatan perekonomian untuk kesejahteraan masyarakat. Ditambah lagi kelak menjadi salah satu obyek Wisata di Pacitan,”kata Indartato.

Sementara, KH Fuad Habib Dimyathi juga mendirikan mushola di kawasan tersebut, tepatnya berada di bukit sebelah atas embung.

“Dengan harapan tempat yang dulunya sepi kini bisa menjadi ramai pengunjung, pendirian Musola ini sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT. Semoga Embung ini membawa berkah bagi Desa Tremas dan Kabupaten Pacitan,”ujarnya.

Pembangunan embung ini merupakan jenis embung geomembran, yang merupakan kerjasama yayasan Obor Tani dan juga merupakan sumbangan CSR Coca-cola Foundation. Pada tahun ini, CSR Coca-cola Foundation telah menyumbang dua embung, yaitu di Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Gunungkidul. 

Pertimbangan pembangunan embung tersebut adalah Kawasan karst Geopark, yang kalau tidak dilakukan penghijauan, secara alami akan  tergerus erosi. Tanah Karst di kawasan Geopark itu perlu dihidupkan dengan tanaman yang produktif.  Dalam satu bentangan Gunung Sewu yang memanjang mulai Pacitan Jawa Timur, Wonogiri Jawa Tengah, sampai Wonosari Gunungkidul DI Yogyakarta.

Letak pembangunan embung geomembran ini melintasi kompleks pondok pesantren Tremas. Selanjutnya melintasi hamparan sawah dan dengan lokasi diatas bukit Gunung Manukan, dari ketinggian ini bisa melihat langsung keindahan alam sekitar dan juga hutan yang masih alami.

Pembangunan Embung Gunung Manukan di Desa Tremas ini, adalah suatu konsep model sentra pemberdayaan tani, untuk memberdayakan lahan kering. Tanah-tanah yang kering gersang dengan Geomembran untuk menampung air di musim hujan, kemudian dimanfaatkan untuk menyiram tanaman di musim kemarau.

Pewarta: Yahya Ali Rahmawan
Editor: Dwi Purnawan