Sediono Prediksi Rekomendasi Cabup-Cawabup Partai Demokrat Kolaborasi Kader-Non Kader

oleh -13614 views
Ilutrasi surat suara Pilkada

Pacitanku.com, PACITAN – Tahapan Pilbup serentak, terus berpacu. Namun hingga detik ini, belum satupun partai politik di Pacitan, yang telah menentukan sikap terkait pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung menuju pentas Pilbup, 9 Desember nanti.

Salah seorang tokoh politik kenamaan di Pacitan, Sediono memprediksi, perebutan rekomendasi pencalonan, utamanya dari Partai Demokrat, yang menjadi primadona para bakal calon, dimungkinkan akan jatuh kepada bakal calon yang selama ini jutsru luput dari perhitungan.

“Kemungkinan akan ada kolaborasi kader dan non kader. Tua dan muda, yang kemungkinan akan dimunculkan oleh Demokrat,”kata pria yang juga anggota DPRD Pacitan dari Partai Gerindra ini, Sabtu (4/7).

Legislator dari daerah pemilihan Arjosari-Tegalombo secara terbuka menyampaikan perkiraan politik, bahwa Prof Sudijono Sastroatmodjo yang merupakan mantan rektor Universitas Negeri Semarang, sangat berpeluang besar mendapatkan mandat rekomendasi pencalonan dari Partai Demokrat.

Sediono juga memprediksi Prof Sudijono  akan dipasangkan dengan Indrata Nur Bayuaji, yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua DPRD Pacitan.

“Keduanya paling memiliki chance atau peluang cukup besar untuk dipasangkan menjadi calon bupati dan wakil bupati,” tutur politikus bertubuh subur ini, menyampaikan utak-atik politik pencalonan bupati dan wakil bupati.

Sementara diluar Demokrat, lanjut Sediono, diprediksi akan muncul sosok Gagarin. Politikus gaek berbasis Partai Golkar tersebut, akan tampil di pentas Pilbup, sebagai lawan cukup berat dari Demokrat.

Apalagi, kabar yang ia terima, Gagarin akan napak tilas, skenario politik yang pernah dilancarkan Jokowi ketika maju di Pilpres periode kedua.

Anggota DPRD Kabupaten Pacitan Sediono. (Foto: Yuniardi Sutondo)

“Gagarin diwacanakan akan menggandeng ulama. Kabar kekinian, ia akan berpasangan dengan salah seorang kyai karismatik dari Pondok Pesantren Tremas. Kalau duet ini terjadi, akan menjadi arus kekuatan cukup besar,” jelasnya.

Sedangkan partai politik alternatif, seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) serta Partai Nasdem, dimungkinkan akan melebur dalam koalisi besar bersama Partai Golkar.

“Paradigma ini, bisa dibilang sebagai kebangkitan kedua (second win) dari tim kampanye daerah (TKD) pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin saat Pilpres lalu,”kata Sediono, seraya menegaskan kalau Partai Gerindra dimungkinkan juga akan ikut bergabung didalam koalisi tersebut.

Sementara, untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sediono mengatakan, diprediksi akan masuk sebagai koalisi partai pendukung dari Demokrat.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan