Belasan Nelayan Andon Berhasil Menyelundup Masuk Pacitan

oleh -13650 views
Ilustrasi nelayan di perairan Pacitan. (Foto : Dok.Pacitanku)
Ilustrasi nelayan di perairan Pacitan. (Foto : Dok.Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan kecolongan. Sembilan nelayan andon asal Sukabumi, dikabarkan berhasil lolos masuk Pacitan.

Hanya saja, saat ini keberadaan mereka masih belum ditemukan. Bahkan pada Senin (13/4/2020) pagi, 14 lainnya juga ikut menyusul.

Komandan Pos Kamladu Pacitan, Pelda Eden Totok Budianto, mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima, sembilan nelayan andon asal Sukabumi, memang lolos dari screening petugas di perbatasan.

“Pelabuhan kami pastikan aman, tidak ada penambahan nelayan sesuai yang telah disepakati bersama,” kata prajurit TNI AL yang karib disapa Totok ini, Senin (13/4/2020).

Baca juga: Sembilan Nelayan Andon Asal Sukabumi Dikabarkan Hendak Menyelundup Masuk Pacitan

Akan tetapi, dirinya meyakini sembilan orang nelayan asal Sukabumi saat ini sudah berada di Pacitan.

Totok menyebut para nelayan itu diduga menyelinap ke perumahan penduduk di seputaran Pantai Teleng Ria, kawasan kecamatan kota.

“Saat ini kami terus melakukan tracking,”tandasnya.

Menurut Totok, bisa jadi mereka diturunkan di jalan dan berpura-pura belanja di home industry tahu tuna.

“Hal itulah yang membuat petugas terkecoh. Kuat diduga, saat ini mereka sudah bergabung dengan teman-temannya. Terus kami lakukan tracking,” bebernya.

Untuk itu, Totok meminta agar pos perbatasan bisa lebih diperketat lagi.

“Kami  mohon pelaksana tugas Kepala Dinas Perikanan bisa lebih tegas untuk melakukan screening di pos perbatasan,” tandasnya.

Sementara, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Pacitan, Sumorohadi mengatakan, merunut Informasi awal yang diterima, pada senin pagi, ada 14 warga Sukabumi yang diduga nelayan andon, kembali masuk ke Pacitan.

Sumorohadi. (Foto: Yuniardi Sutondo)

“Ya memang mereka lolos. Tapi sekarang ini masih kita tracking keberadaannya,” katanya secara terpisah.

Menurut Sumorohadi, sampai detik ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan gugus tugas lainnya untuk melacak keberadaan mereka.

“Kami masih menunggu informasi dari UPT Pelabuhan, terkait kebenaran belasan nelayan andon asal Sukabumi tersebut,” tegasnya.

Sumorohadi berjanji akan lebih memperketat pengawasan di perbatasan dengan berkoordinasi bersama petugas jaga. Khususnya petugas keamanan yang ada di wilayah Barat.

“Sebab pintu masuk mereka dari arah barat,” pungkasnya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan