Kadishub Klarifikasi Pernyataan Pacitan Masih Aman COVID-19

oleh -13232 views
Kadishub Pacitan Wasi Prayitno. (Foto: Yuniardi Sutondo)

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pacitan, Wasi Prayitno, meminta ada pelurusan berita terkait wabah coronavirus disease 2019 (COVID-19). Utamanya pernyataannya yang menegaskan kalau Pacitan masih aman.

“Saya tidak mengatakan Pacitan masih aman. Namun Pacitan belum akan melakukan lockdown,” kata Wasi memberikan klarifikasi, Sabtu (28/3/2020).

Menurut Wasi, Dishub tidak punya kewenangan untuk melakukan lockdown operasional bus. Apalagi bus antar kota antar provinsi (AKAP). “Itu kewenangan pemerintah diatasnya, yakni Kementrian Perhubungan. Apalagi menyangkut bus AKAP,” jelasnya.

Sebagai satuan tugas bidang perhubungan, Wasi menegaskan, akan selalu berupaya sekuat tenaga membantu pemerintah dalam menangani wabah COVID-19 yang sekarang ini semakin meresahkan.

Namun begitu, ia pun menyatakan semua itu butuh pemahaman dan sinergitas dari banyak pihak.

“Kami akan bekerja sekuat tenaga sesuai tugas dan fungsi kami di Dishub. Pada prinsipnya, bagaimana bisa menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat seiring wabah COVID-19 ini,” jelasnya.

Sebagai implementasi dari kinerja Dishub, lanjut Wasi, selain melakukan sterilisasi kawasan terminal, malam ini ia juga menegaskan telah berkoordinasi dengan Kapolres Pacitan, AKBP Didik Hariyanto dan Satuan Lalu-lintas untuk melakukan penutupan sementara kawasan alun-alun dari lalu-lalang kendaraan.

“Mulai Sabtu dan Minggu, utamanya Jl Imam Bonjol (tepatnya didepan Masjid Agung Darul Falah) atau seputaran alun-alun akan kita tutup dari lalu-lalang kendaraan. Hari ini sudah kita mulai,” tegasnya.

Wasy juga meminta, masyarakat untuk tetap tinggal dirumah, hindari bepergian kalau memang tidak terlalu urgen. Selain itu, kedepankan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan sesering mungkin melakukan cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebelum menyentuh hidung, mulut dan mata.

 “Juga physical distancing harus selalu di kedepankan. Bukan berarti memutus tali silaturahmi, hanya menjaga jarak ketika melakukan interaksi. Itu sebagai salah satu cara pencegahan coronavirus,” pesannya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan