LSM Gmas Kritik Rencana Kegiatan DPRD Pacitan di Pulau Dewata

oleh -13500 views
Ketua LSM GMAS. (Foto: Yuniardi Sutondo).

Pacitanku.com, PACITAN – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (Gmas) Badrul Amali, kembali melontarkan kritik pedas terkait rencana kegiatan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pacitan ke pulau dewata, di Denpasar, Provinsi Bali.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut seharusnya tidak asal berfoya-foya dengan uang rakyat, namun pertanggungjawabannya tak jelas.

“Kunjungan kerja sih boleh-boleh saja, sepanjang output dan outcomenya jelas. Dan yang terpenting bagaimana pertanggungjawabannya pada negara dan masyarakat. Jadi jangan hanya sekedar jalan-jalan pakai uang rakyat, namun hasilnya tak jelas,” kritik Badrul, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (9/3/2020).

Perlu diketahui, waktu dekat ini, seluruh anggota badan musyawarah (banmus) dan badan anggaran (banggar) DPRD Pacitan, berencana hendak melakukan kunjungan kerja ke Bali. Informasi berkembang, untuk keperluan itu, APBD harus terkuras hingga Rp 500 juta lebih.

“Apa manfaat dari kegiatan itu. Kalau hanya sekedar jalan-jalan, tak ada manfaatnya. Lebih baik dialihkan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Ingat sekali lagi, Itu uang rakyat yang harus mereka pertangungjawabkan,”tegas pegiat LSM yang juga seorang praktisi hukum ini.

Menurut Badrul, saat ini musibah bencana alam tengah masif berlangsung di Pacitan. Banyak perumahan penduduk dan fasilitas umum hancur diterjang bencana. Ia berpendapat, dari pada uang negara dihamburkan untuk sesuatu hal yang belum jelas imbal baliknya, mending di alokasikan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

“Kami harap para wakil rakyat punya kepekaan sosial yang lebih. Disaat rakyat menderita diterjang bencana, kok mereka mau jalan-jalan ke Bali. Belum lagi ancaman coronavirus yang sampai detik ini masih menjadi momok,” beber pengacara berdarah Madura ini.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, belum bersedia mengangkat ponselnya. Wartawan juga masih kesulitan mencari kebenaran dari rencana kegiatan anggota DPRD Pacitan ke Denpasar, Bali yang menghabiskan anggaran tak kurang dari Rp 500 juta tersebut.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Penyunting: Dwi Purnawan