Jalan Pemprov Jatim di Pacitan Masuk Penilaian Kemantapan Tertinggi

oleh -13458 views
Kasie Pembangunan Jalan dan Jembatan (PJJ), Unit Pelaksana Teknis (UPT) PJJ, Dinas PU dan Binamarga Pemprov Jatim wilayah Pacitan, Budi Hari Santoso (BHS). (Foto: Yuniardi Sutondo)

Pacitanku.com, PACITAN –  Kabupaten Pacitan, kembali menyumbang andil terbesar khususnya dari pembangunan infrastruktur, hingga menghantarkan Dinas Pekerja Umum (PU) dan Binamarga Pemprov Jatim meraih penghargaan.

Penghargaan tersebut adalah Indonesia’s attractiveness, kategori AIA 2019 gold provinsi besar terbaik sektor Infrastuktur dan AIA 2019 platinum sebagai provinsi besar sektor pariwisata dan pelayanan publik.

Kasie Pembangunan Jalan dan Jembatan (PJJ), Unit Pelaksana Teknis (UPT) PJJ, Dinas PU dan Binamarga Pemprov Jatim wilayah Pacitan, Budi Hari Santoso (BHS) mengatakan, dibalik penghargaan tersebut, Kabupaten Pacitan memiliki andil cukup besar. Yaitu dengan diraihnya predikat kemantapan jalan tertinggi.

“Beberapa kondisi jalan milik Pemprov Jatim diantaranya, jalan baik, jalan sedang, jalan rusak ringan, dan rusak berat. Dimana kondisi baik dan sedang masuk kategori mantap. Sedangkan rusak ringan dan berat masuk tidak mantap. Dan Alhamdulillah, Pacitan masuk kategori mantap,” ujarnya, Senin (10/2/2020) di Pacitan.

Menurut BHS, selama ini pihaknya memang konsisten melakukan pemeliharaan rutin dan peningkatan rutin.

“Hal inilah yang menjadi salah satu indikator hingga masuk penilaian mantap dan menghantarkan sebuah prestasi penghargaan berskala internasional di bidang infrastruktur,” jelas cicit dari Adipati Kandjeng Djimat ini pada pewarta.

Lebih lanjut, BHS mengungkapkan, tahun ini pihaknya juga telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pelebaran jalan Arjosari-Purwantoro sejauh 17,3 km, dengan pagu anggaran sebesar Rp 20 miliar.

“Yaitu pelebaran bahu jalan dengan diperkeras menggunakan beton K250 sepanjang 17,3 km. Mulai desa Jatimalang, Temon, Gondang, Nawangan, Mujing dan Jetis Lor. Dengan begitu, kedepan lalu-lintas di kawasan tersebut bakal semakin lancar,”pungkasnya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Penyunting: Dwi Purnawan