Nongkrong Asyik Sambil Kulineran di Shelter Kuliner Pacitan

oleh -2.830 views
Kawasan Shelter Kuliner Pacitan. (Foto: Agus Hermawan/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Ada kabar gembira bagi warga Pacitan. Kini ada tempat baru untuk nongkrong sambil kulineran bersama keluarga, sahabat, teman dekat yaitu halaman samping Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan  UMKM( PLUT KUMKM), Jalan Panglima Jendral Sudirman, Pacitan.

Sebagai informasi, kawasan ini dulunya merupakan lahan parkir, kemudian disulap menjadi Shelter Kuliner.

Baru yang diresmikan sekitar pada Jumat (10/1/2020), kawasan kuliner ini, dalam dua hari, ternyata ramai dipadati pengunjung. Selain banyak menu makanan dan aneka minuman,  tempatnya pun nyaman dan enak dibuat nongkrong. 

Salah satu dari pengunjung, warga dusun karang, Rt, 02, Rw, 02 Desa Widoro, Varia, mengatakan, lokasi yang dibangun diarea PLUT tersebut sagat strategis, dan kedepanya mempunyai propek yang bagus pula.

“Nyaman banget, bersih juga fresh. Kalau jalan-jalan di saat malam minggu, nongkrong sambil cari makan, tepatnya ya disini, di Shelter kukiner  kota Pacitan, sekarang  saya cuma berdua, rencana nantinya saya mau bawa temen – temen  yang banyak dateng 7ke sini untuk makan bakso beranak,”katanya.

Di kawasan ini, ada sekitar 26 booth makanan minuman yang terdiri dari Bakso beranak,  Soto lamongan, aneka gorengan, sate laler, sate jamur, dan lain – lain. kios masing – masing berukuran 2× 2 meter yang berbentuk persegi, dan juga berhias lampu kecil yang unik.

Selain itu, untuk makanan dan minumannya sendiri banyak banget pilihannya. Untuk minumannya ada jus kacang ijo, jus coklat, es campur hingga kopi. Kalau makanannya pun jangan ditanya. Aneka cita rasa Pacitan sampai nusantara,  semuanya lengkap.

Menurut pengakuan salah satu pedagang, Inayah yang berjualan Bakso beranak, dirinya merasa senang dengan adanya tempat tersebut.

“Kemarin setelah resmi dibukannya Shelter kuliner yang dibuka mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB, omset saya Rp 900 ribu,”kata Inayah.

Lebih lanjut, Inayah juga mengatakan untuk biaya sewa tempat ini gratis, semua pedagang hanya dibebani hanya Rp2 ribu per hari seperti biasa penarikan restribusi.

“Pesan kami kepada para  pengunjung, baik yang dari dalam kota maupun luar kota, tidak hanya kulinernya saja yang mampu menarik perhatian, tetapi kawasan ini bisa dibilang cukup nyaman dan strategus, karena banyak pilihan menu yang akan memuaskan anda,” kata Inayah.

Terpisah, menurut pengakuan salah satu tokoh masyarakat Pacitan yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, mengingat lokasinya yang strategis, diharapkan kawasan shelter  kuliner  Pacitan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi para UMKM dan bisa meningkatkan perekonomian rakyat Kabupaten Pacitan.

“Keberadaan Shelter kuliner ini tentunnya sangat mengangkat perekonomian rakyat kecil,”katanya.

Pewarta: Agus Hermawan
Penyunting: Dwi Purnawan