Cerita Luhung Arinata, Siswa SMPN 1 Donorojo yang Wakili Jatim di Festival Dalang Bocah Nasional

oleh -1.065 views
Luhung Arinata (tengah baju merah maron) saat tampil di festival dalang bocah nasional beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, DONOROJO – Kabupaten Pacitan tak pernah henti melahirkan para pelestari seni budaya, baik tingkat Provinsi dan nasional. Salah satunya yang terbaru adalah sosok dalang bocah Luhung Arinata.

Remaja yang merupakan siswa SMPN 1 Donorojo, Kabupaten Pacitan ini menjai salah satu yang mewakili Jawa Timur dalam Festival Dalang Bocah tingkat nasional tahun 2019.

Kegiatan festival dalang bocah nasional tersebut digelar di Panggung Candi Bentar, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Kamis (19/9/2019) hingga Sabtu (21/9/2019) lalu.

Pada festival tingkat nasional tersebut, Luhung mengambil lakon ”Dewa Ruci” dengan gaya atau gerak wayang Surakarta.

Erwin, salah satu guru SMPN 1 Donorojo, mengatakan awalnya Ki Dalang Luhung yang kini duduk di kelas IX B SMPN 1 Donorojo tersebut mengikuti seleksi Festival Dalang Bocah se-Jawa Timur pada bulan Juli 2019 di Gedung Kesenian Kabupaten Ponorogo.

“Luhung saat itu membawakan lakon Dewa Ruci pada seleksi tingkat kabupaten dan provinsi yang diselenggarakan di Ponorogo dan bersaing dengan 24 tim peserta dari perwakilan daerah se Jawa Timur,”kata Erwin kepada Pacitanku.com pada Senin (7/10/2019).

Luhung Arinata

Usai sukses di tingkat Provinsi, dimana saat itu Luhung beserta timnya mendapatkan tiga kategori kejuaraan, Luhung mewakili Jatim ke tingkat nasional. “Saat itu Luhung dan tim meraih prestasi tiga kategori yaitu grup penyaji terbaik, sinden terbaik, dan naskah terbaik,”ujar Erwin yang juga Guru Seni Budaya SMPN 1 Donorojo.

Hingga akhirnya, grup “Siswa Laras” yang dipandegani oleh Luhung dan dibina oleh Erwin itu dipercaya membawakan lakon tersebut pada tingkat Nasional mewakili kontingan Jawa Timur.

“Tidak hanya mumpuni dibidang pewayangan, dalang cilik tersebut pernah mengikuti beberapa kompetisi di bidang seni diantaranya FLS2N cabang musik tradisional yang mendapatkan juara I pada tahun 2018 dan mewakili kabupaten Pacitan di tingkat Provinsi,”jelasnya.

Lebih lanjut, Erwin mengatakan dengan potensi siswa yang ada, SMPN 1 Donorojo berusaha untuk mengembangkan dan mendorong bakat-bakat terpendam para siswa.

“Hal tersebut terbukti dengan prestasi-prestasi di bidang seni karawitan dan musik tradisional yang beberapa kali didapati oleh para siswa,”pungkasnya. (RAPP002)