Jalan Ekstrem Pacitan: Punung-Arjosari Lewat Tamanasri-Mlati

oleh -705 views

Pacitanku.com, PRINGKUKU – Pacitan, selain banyak potens wisatanya, juga memiliki banyak jalan yang berbelok-belok dan banyak tikungan. Hal itu dikarenakan topografi Pacitan yang berbukit-bukit.

Nah, banyaknya jalur yang berbelok-belok tersebut membuat sebagian jalur di Pacitan dapat dikatakan ekstrem. Salah satunya adalah jalur alternatif dari Punung menuju ke Arjosari lewat Desa Tamanasri, Pringkuku.

Jalur alternatif ini bisa memangkas waktu jika Anda akan berkunjung ke Arjosari dari Kecamatan Punung atau sebaliknya, karena tidak melewati jalur utama atau jalur bus Pacitan. Namun disisi lain, jalur Punung menuju Arjosari melewati Desa Tamanasri, Pringkuku ini cukup ekstrem untuk dilewati.

Saat awal, utamanya di Kecamatan Punung menuju ke Desa Pelem di Kecamatan Pringkuku, jalanan yang dilalui datar karena lokasinya berada di atas perbukitan.

Baru setelah sampai di Desa Tamanasri, jalur yang dilalui bisa dikatakan cukup ekstrem. Ekstremnya jalur yang menghubungkan Desa Tamanasri di Kecamatan Pringkuku dan Desa Mlati di Kecamatan Arjosari ini karena lokasinya yang berada di lereng perbukitan.

Lebih dari lima tikungan tajam dan zigzag berbentuk huruf ‘S’ akan dijumpai saat Anda melewati Desa Tamanasri Pringkuku hendak menuju ke Desa Mlati di Kecamatan Arjosari. Tikungan dan turunan tajam ini berada di Desa Tamanasri, Kecamatan Pringkuku.

Jalanan ekstrem disini memiliki tikungan tajam dan turunan yang menukik ke bawah, sehingga memerlukan kewaspadaan tinggi saat melewatinya. Dibawah jalan dan tikungan tajam tersebut juga terdapat jurang yang merupakan lahan tegalan milik warga.

Beruntungnya, jalan disini sudah diaspal sehingga sedikit mengurangi ‘keekstriman’ jalan. Namun tetap saja, kewaspadaan yang tinggi dan memastikan kendaraan memiliki sistem pengereman yang pakem menjadi hal mutlak saat Anda melewati jalur ini.

Saat malam hari, lampu jalan juga belum signifikan berada di sepanjang jalur ini, sehingga menambah ngeri saat melewatinya.

Tak melulu hal yang ekstrem sebenarnya, keuntungan melewati jalan ini, selain mempersingkat waktu menuju ke Arjosari, di kawasan Desa Tamanasri ini, utamanya saat pagi hari memiliki panorama yang sangat indah. Warga setempat menyediakan tempat pandang bernama bukit bara-bere desa tamanasri Pringkuku.

Saat tiba di Desa Mlati, Kecamatan Arjosari, jalanan sudah datar dan tentunya tujuan mempersingkat waktu tempuh perjalanan bisa tercapai, walaupun harus melewati jalan yang cukup ekstrem.

Demikian ulasan jalan ekstrem pacitan kali ini, jika Anda melewati jalan ini selalu hati-hati dan waspada dan pastikan kondisi kendaraan prima. Sampai jumpa di ulasan selanjutnya.