Wow, Ada Panorama Tebing Bebatuan Tertata Mirip Tumpukan Kayu di Curug Watu Senthe

oleh -1.220 views
Keindahan panorama alam Curug Watu Senthe, Petungsinarang. (Foto: Arif)

Pacitanku.com, BANDAR – Panorama dan keindahan alam Pacitan memang sangat indah. Salah satunya adalah panorama alam di Curug Watu Senthe yang terletak di Desa Petungsinarang, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan.

Air terjun tersebut di aliran pertemuan sungai yang berasal dari Desa Mujing Kecamatan Nawangan, Desa Ngunut dan Sungai Weru Theklok di Desa Petungsinarang Kecamatan Bandar.

Kawasan Curug Senthe ini mendadak menjadi viral setelah keindahan panoramanya dibagikan warganet ke media sosial.

Seorang warga mengabadikan keindahan panorama alam Curug Watu Senthe, Petungsinarang. (Foto: Arif)

Dari berbagai media sosial yang dihimpun Pacitanku.com, sejumlah warganet begitu menikmati berada di kawasan curug ini. Mereka sekedar berfoto dengan latar belakang tebing yang indah, hingga menantang adrenalin dengan menceburkan diri ke sungai tersebut.

Curug atau air terjun yang terletak di perbatasan beberapa daerah ini, yakni Dusun Teklok, Mujing, Ketro, Dusun Krajan dan Dusun Ngunut ini menghadirkan pesona alam yang sangat indah.

Panorama itu adalah bebatuan di tebing-tebing curug yang tertata rapi, mirip seperti tumpukan belahan kayu bakar yang menjulang ke atas. Di berbagai titik di kawasan ini, bebatuan tersebut jika dilihat sekilas adalah kayu bakar yang ditata rapi. Itulah panorama Curug Senthe.

Keindahan panorama alam Curug Watu Senthe, Petungsinarang. (Foto: Arif)

“Tempat ini sudah lama, Cuma baru viral akhir-akhir ini, untuk kondisi airnya, jika dua hari tidak hujan, maka curug akan jernih, dan untuk namanya sudah dari dulu dengan bentuk bebatuan seperti itu, asli,” kata Arif, salah satu warga Desa Petungsinarang, Kecamatan Bandar saat dihubungi Pacitanku.com pada Selasa (30/4/2019).

Arif mengatakan lokasi ini bisa dilalui melalui kawasan pertigaan Grenjeng, Desa Gedangan Kecamatan Tegalombo.

“Kalau dari arah Pacitan menuju ke Grenjeng, Tegalombo, naik ke atas ke arah Desa Petungsinarang, Kecamatan Bandar, kemudian perempatan kiri, kalau sampai lokasi,”kata dia.

Keindahan panorama alam Curug Watu Senthe, Petungsinarang. (Foto: Arif)

Namun demikian, Arif menuturkan akses masuk ke lokasi belum bisa menggunakan kendaraan roda empat atau lebih. “Mobil Cuma sampai jalan raya, masuknya sekitar 1Km dengan kendaraan sepeda motor,”ujar dia.

Keindahan panorama alam Curug Watu Senthe, Petungsinarang. (Foto: Arif)

Lebih lanjut, Arif menuturkan kawasan ini belum dikelola oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. Namun dia mengatakan ada rencana pihak desa untuk dikelola untuk kawasan wisata desa.“Belum ada harga tiket, namun ada rencana untuk dikelola, sedang dimusyawarahkan sama pak lurah, mau dikelola,”pungkasnya. (RAPP002)