Jenazah Korban Laka Laut Ditemukan tak Jauh dari Lokasi Terbaliknya Kapal

oleh
Tim SAR gabungan temukan nelayan tenggelam di Sudimoro. (Foto: IST)

Pacitanku.com, SUDIMORO – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya berhasil menemukan Toiman, nelayan yang menjadi korban kecelakaan laut di perairan Pantai Clowok timur Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ngobyok, Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro pada Senin (4/3/2019).

Toiman yang berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia itu ditemukan pada Selasa (5/3/2019) sekitar pukul 08.45 WIB.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan Didik Alih Wibowo saat dikonfirmasi Pacitanku.com, selasa (5/3/2019) siang membenarkan korban tenggelam sudah ditemukan.“Siap, berdasarkan laporan sudah diketemukan dalam keadaan Meninggal Dunia (MD),”katanya melalui pesan singkat.

Baca juga: Nelayan Tenggelam di Perairan Sudimoro Ditemukan Meninggal Dunia

Komandan Tim SAR Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pos Trenggalek Imam Nahrowi memimpin langsung proses pencarian tersebut.

Dalam pencarian tersebut, sebanyak 13 tim SAR gabungan dilibatkan, yakni Trantib Kecamatan Sudimoro, anggota Koramil 0801/09 Sudimoro, anggota Polsek Sudimoro, TRC BPBD Pacitan.

Kemudian SAR Linmas Satpol-PP Pacitan, SAR BNPB Pos Trenggalek, Pol Airud Pacitan, TNI AL Pos Pacitan, Pokmaswas Sudimoro, Banser Satkoryon Sudimoro, MDMC Pacitan, Rescue RAPI Pacitan, dan nelayan setempat.

Proses pencarian tersebut diawali pada Selasa (5/3/2019) sekitar pukul 06.00 WIB, yang dimulai  dari pantai Wawaran melakukan penyisiran di pingir – pingir pantai sepanjang pantai Wawaran ke arah pantai Pelang dan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

Selanjutnya, pada Selasa pukul 08.45 WIB, tim SAR gabungan  yang melakukan pencarian menemukan jenazah Toiman terapung dipantai Clowok sebelah timur pantai Wawaran. Jenazah Toiman ditemukan tidak jauh dari lokasinya terbaliknya kapal dan langsung mengangkat jenazah untuk dipinggirkan.

Sekitar pukul 09.20 WIB, kapal pembawa jenazah tiba di pantai Wawaran dan korban langsung dievakuasi kerumah duka. Hal itu dikarenakan pihak keluarga tidak memperbolehkan korban untuk dibawa kerumah sakit untuk dilaukan otopsi. (RAPP002/Wahyu)