Pesan untuk Milenial Pacitan: Jangan Larut Euforia Kecanggihan Teknologi

oleh
Nurul Huda saat menjadi pembicara dalam Seminar Kebangsaan dengan tema "Pemuda Pelopor Persatuan, Visi Kepemimpinan Pemuda ditengah Arus Tantangan Jaman” di Gedung MUI Kabupaten Pacitan, Kamis (11/10/2018).

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Kantor Kementerian Agama Pacitan Nurul Huda memiliki pesan khusus kepada generasi milenial di Kabupaten Pacitan. Pesan tersebut adalah tidak boleh larut dengan kecanggihan teknologi saat ini.

“Memasuki zaman milenial yang semuanya serba teknologi yang canggih, sebagai generasi muda kita tidak boleh larut dalam euforia, apalagi ikut-ikutan, contohnya menyebar berita-berita hoaks yang saat ini marak terjadi,”katanya saat menjadi pembicara dalam Seminar Kebangsaan dengan tema “Pemuda Pelopor Persatuan, Visi Kepemimpinan Pemuda ditengah Arus Tantangan Jaman” di Gedung MUI Kabupaten Pacitan, Kamis (11/10/2018).

Selain itu, dia juga menyoroti kecanggihan teknologi saat ini rupanya sering dimanfaatkan kemudahan dalam penyebaran video porno yang menjadi salah satu faktor semakin tingginya angka perceraian di masyarakat.

Untuk itu, dia menegaskan generasi muda kaum milenial Pacitan untuk tidak larut dalam euforia tersebut, melainkan melakukan apa yang terbaik memperbanyak prestasi diri.“Sebagai generasi muda tidak usah berfikir aku nanti jadi apa, tetapi lakukan saja yang terbaik hari ini maka Insyaallah masa depan kalian akan cerah,”tukasnya.

Disisi lain, Nurul Huda juga berpesan kepada milenial untuk menjauhi kegiatan radikal. Karena, ata dia, jika generasi muda sudah mampu memahami Agama dan mengamalkan nilai kebangsaan yang ada di Indonesia maka akan tercipta persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kesbangpol Pacitan Suhariyanto menyoroti terjadinya erosi wawasan kebangsaan di kalangan anak muda. “Saat ini anak-anak muda lebih bangga menggunakan bahasa asing dan kebarat baratan dari pada bahasa Indonesia yang jelas-jelas sebagai bahasa pemersatu bangsa,”katanya. (SRW/RAPP002)