Sambut KKN dari UNS, Bupati Pacitan Sebut 21 Desa Masih Tertinggal

oleh
Bupati Indartato saat menerima KKN UNS di Kecamatan Punung. (Foto: Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PUNUNG – Bupati Pacitan Indartato menyebut sebanyak 21 desa dari 166 desa di Kabupaten Pacitan masih tertinggal. Hal itu diungkapkan Indartato saat menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) pada Selasa (10/7/2018) lalu di Kantor Desa Punung.

Sejumlah 155 mahasiswa UNS ditambah 5 mahasiswa dari Kairon Ternate, diterima jajaran camat serta Pemda Pacitan.

“Saat ini,  di Pacitan ada 25 ribu UKM di Pacitan, namun angka kemiskinan 15.41 persen di indonesia sudah di bawah 10 persen, serta masih ada 21 desa tertinggal,”katanya.

Dia juga mengajak mahasiswa KKN untuk berkunjung ke Pendopo kabupaten.

Sementara, Dosen Koordinator KKN dari UNS berharap mahasiswa KKN bisa membantu pembangunan desa di Punung.

Pranoto juga memberikan gambaran bahwa yang KKN di Punung kemarin sudah membuat peta potensi daerah untuk pengembangan pariwisata. ” Ini sudah yang ke 9 kali. Dan kami harpkan jika ada apa-apa harap visa komunikasi “, tuturnya.

Acara tersebut Agenda penerimaan tersebut bertempat di Kantor desa Punung, dan dihadiri Bupati Pacitan, Camat beserta Forkopimca, segenap Dosen UNS,  Dinas Pariwisata, Bapeda, Kesra serta OPD lainnya.

Rencananya, para mahasiswa tersebut akan melakukan KKN selama juli-Agustus 2018 di sejumlah desa di Kecamatan Punung dan Pringkuku. Adapun lokasi KKN terletak di Desa Sooka, Punung, Mendolo Kidul, Piton, Bomo, Mantren, Wareng, Kendal, Mendolo Lor dan  Gondosari.

Sementara di Kecamatan Pringku mahasiswa akan KKN di Desa Sugiwaras, Dersono,  Candi, Poko, Sobo, Ngadirejan, Pelem, dan Glinggangan. (Pemkab Pacitan)