BPBD Pacitan Himbau Waspadai Tinggi Gelombang di Perairan Selatan

oleh
Pasir ombak dan karang Ngiroboyo (Dok.Pacitanku)
Pasir ombak dan karang Ngiroboyo (Dok.Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pacitan mewaspadai peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan selatan Kabupaten Pacitan.

Baca juga: Terseret Ombak Perairan Watukarung, Wisatawan Asal Semarang Meninggal Dunia

Informasi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Pacitan yang diterima Pacitanku.com, Rabu (20/6/2018) malam menyebutkan bahwa secara umum cuaca di wilayah Pacitan sejak Rabu sore pukul 18.00 WIB berawan dengan suhu 26°c dengan kelembaban 78 %.

“Kecepatan angin 17 km/jam, angin berhembus dari arah timur dengan tinggi Gelombang 2,5 hingga 4 meter di perairan selatan,”demikian bunyi informasi tersebut.

Berdasarkan prediksi, BPBD menyebut ada perkiraan potensi hujan dengan intensitas ringan-sedang masih dapat terjadi di sebagian besar wilayah Pacitan.

“Dihimbau untuk tetap selalu waspada terhadap perubahan cuaca secara singkat dan peningkatan kecepatan angin serta tinggi gelombang atau ombak di perairan selatan Kabupaten Pacitan,”pungkasnya.

Untuk diketahui, lagi-lagi gelombang pantai selatan di perairan Pacitan kembali memakan korban. Seorang wisatawan ditemukan meninggal dunia setelah terseret ombak ganas di perairan Pantai Klayar pada Selasa (19/6/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Terseret Ombak Ganas, Pelajar Asal Madiun Meninggal Dunia di Pantai Klayar

Korban meninggal dunia adalah Guntur Perdana Yulyansah (18) warga RT/RW 18/III Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun.

Pewarta/Penyunting: Dwi Purnawan