Ini Persiapan Perspa Pacitan Hadapi Piala Soeratin 2018

oleh -131.603 views
Laga Perspa lawan Pesepon, Rabu (4/4/2018) kemarin.

Pacitanku.com, PACITAN – Perspa Pacitan tengah persiapan menjalani kompetisi Piala Soeratin 2018 pada 20 Juli dan persiapan jelang putaran kedua Liga 3 Jatim 2018. Apa saja yang dipersiapkan oleh laskar kanjeng jimat menghadapi ajang pencarian bakat pesepakbola usia 17 tahun tersebut?

Saat berbincang dengan Diskominfo Pacitan, yang dikutip Pacitanku.com pada Senin (11/6/2018) dari laman Pemkab Pacitan, Perspa menggelar seleksi perdana puluhan pemain di Stadion Pacitan pada 29 Mei hingga 2 Juni 2018 lalu.

Sejumlah klub lokal Pacitan turut menyumbang pemain untuk Perspa Pacitan, seperti Loreng Pudara Sudimoro, AC Puma Punung, PS Coba Bangunsari, Kuda Laut Hadiwarno, Rajawali Widoro, Eagle Sidoharjo, Gempur Purwoasri. Kemudian juga Citra Arjosari, Tidar Jaya Arjowinangun, Pratama Sirnoboyo, Pogres Sirnoboyo, Gerotan Lorok, Rujak Beling Kayen dan Laskar Muda Sumberharjo.

“Geografis kabupaten pacitan memendam potensi pemain bagus, dan berdasarkan hasil seleksi yang dilaksasnakan dengan ketat, Perspa berhasil menjaring tigapuluh pemain dari berbagai kecamatan di Pacitan,”kata Hudiono, manajer Perspa Pacitan.

Rencananya, Hudiono menyebut Perspa Pacitan akan menggelar latihan perdana pada 5 Juli 2018 mendatang. “Kompetisi Soeratin layak untuk dikuti  dengan serius karena untuk kelas U 17 sangat bersengsi dan sayang jika dilewatkan, dan di Liga remaja Perspa masih sangat bersaing dan menjadi sorotan,”paparnya.

Lebih lanjut, Hudi mengungkapkan bahwa ketatnya jadwal Perspa tak menjadi hal yang dirisaukan pihaknya. Karena kondisi itu justru akan menambah kemampuan baik disektor para pemain ataupun manajemen.

Selanjutnya, Hudi mengatakan bahwa di beberapa pertandingan dapat dilaksanakan di Pacitan, hal itu untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa klub andalan kabupaten pacitan beraktifitas. “Dan sebagai upaya kita untuk menumbuhkan antusiasme pemuda berbakat untuk memperkuat tim kita bersama,”ujarnya.

Terkait jam terbang yang minim, Hudi menyadari akan segala kondisi yang dialami tim baru seperti Perspa. Atas kondisi itu, pihaknya pun enggan untuk muluk-muluk jika ditanya target. “tidak menjadi juru kunci saya kira adalah hal yang cukup memuaskan,”pungkasnya. (Riyanto/Diskominfo)