Seorang Pelajar Hilang Terseret Ombak di Perairan Pantai Srau Pringkuku

oleh -Dibaca 1.799 kali
Pantai Srau
Pantai Srau yang elok
Pantai Srau
Pantai Srau Pringkuku. (Foto: Dok.Pacitanku)

Pacitanku.com, PRINGKUKU – Musibah kecelakaan laut (Laka laut) kembali terjadi di wilayah perairan Pacitan. Kali ini laka laut menimpa 3 pengunjung di Pantai Srau, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku pada Minggu (16/4/2017) sekira pukul 09.00 WIB. Satu dari 3 wisatawan tersebut hilang akibat terseret ombak ganas.

Informasi yang dihimpun dari Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Pacitan, laka laut tersebut menimpa 3 wisatawan, masing-masing Tio Lutfi Hanafi (21) warga Dusun Sumberrejo, Desa Wedang Kecamatan Wedang Kabupaten Tuban, Reza Amrullah (17) warga Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang, dan Ahmad Zidan Haris Siddiqy (17) warga Jalan Margo Rukun 32 Desa Kisik Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Dua dari tiga korban tersebut, masing-masing Tio dan Reza berhasil selamat. Sementara Zidan yang merupakan santri Pondok Pesantren Tambak Beras, hingga berita ini ditulis masih hilang dan dalam pencarian.

Awal kejadian naas tersebut bermula dari rombongan wisatawan sejumlah 7 orang termasuk tiga korban tersebut beriwisata di Pantai Srau. Para wisatawan yang merupakan para pelajar tersebut sudah sejak Sabtu malam bermalam di kawasan Pantai Srau.

Pada Minggu pagi, sekitar pukul 08.00 WIB, ketiga korban tersebut berenang bersama temannya, yakni Amir (20) dari Jombang, Azam Irzad (17 dari Jombang dan Khusnul (17) dari Jombang di salah satu rongga celah terowongan karang di perairan Pantai Srau.




Naas, sekitar pukul 09.00 WIB, korban atas nama Ziddan tidak sempat menyelamatkan diri dengan memegang tangan lain karena terjangan ombak terlalu kuat. Sementara, rekan korban langsung berenang menyelamatkan diri dengan cara bergandengan tangan. Korban atas nama Ziddan pun hilang diterjang ombak laut selatan.

Para rekan korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpa rekannya tersebut  ke petugas retribusi karcis masuk tempat wisata Pantai Srau selanjutnya diteruskan ke Polsek pringkuku. Diketahui, penyebab utama kejadian naas yang mengakibatkan hilangnya seorang pelajar di perairan Pacitan tersebut dikarenakan kurang hati-hati saat berenang dan tidak mengetahui bahwa air laut pasang.

Hingga berita ini ditulis, pencarian korban masih dilakukan tim rescue gabungan di lokasi. (RAPP002)