Pengukuhan Kepala Sekolah oleh Bupati Pacitan dan Cerita Suami Istri yang Kini Satu Sekolah

oleh -131.432 views
Susianto saat menerima SK dari Bupati Pacitan, Jumat (17/3/2017). (Foto: Humas Pemkab)
Susianto saat menerima SK dari Bupati Pacitan, Jumat (17/3/2017). (Foto: Humas Pemkab)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Drs H Indartato MM secara resmi mengukuhkan Kepala Sekolah (KS) di lingkup Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pacitan pada Jumat (17/3/2017) di Kompleks Pendopo Kabupaten.

Dalam agenda tersebut, Indartato menyerahkan Surat Keputusan (SK) terkait pemberhentian bagi 13 Kepala Sekolah yang sudah habis masa tugasnya.

Salah satu Kepala Sekolah yang diberhentikan karena habis masa tugasnya adalah Susianto. Pria yang merupakan Kepala Sekolah SD Kasihan II, Kecamatan Tegalombo ini diberhentikan dan digantikan oleh Sunartin, yang tak lain adalah istrinya.

Meski diberhentikan dari jabatan Kepala Sekolah dan menjadi guru di sisa masa baktinya menjadi abdi negara, raut muka sumringah ditunjukkan bapak dua anak ini saat menerima SK dari Bupati Indartato.




Pasalnya meski dirinya turun menjadi guru, namun dirinya senang karena yang akan memimpinnya nanti adalah Sunartin yang merupakan istrinya.“Yang menggantikan Ibu Sunartin dari SDN Kasihan IV,”katanya saat dihubungi Pacitanku.com melalui sambungan telepon, Jumat petang.

Susianto sendiri telah menyelesaikan masa tugas 12 tahun menjadi Kepala Sekolah, yakni diawali dari SDN Kasihan III selama lima tahun dan SDN Kasihan II selama tujuh tahun.

Sementara, bagi Sunartin, ini adalah kali ketiga menjadi Kepala Sekolah. Sunartin sebelumnya menjadi Kepala Sekolah SDN Kasihan III dan SDN Kasihan IV sebelum dimutasi ke SDN Kasihan II dan akan menjadi ‘bos’ bagi sang suami.

Sebelum keduanya kini disatukan kembali di satu sekolah SDN Kasihan II, pasangan suami istri ini sebenarnya sempat satu SD di sekolah yang sama sebelum terpilih menjadi Kepala Sekolah.  

Selain menyerahkan SK pemberhentian bagi 13 Kepala Sekolah, Indartato juga mengukuhkan satu Kepala TK yang promosi, 41 Kepala sekolah SD yang promosi, 49 kepala sekolah SD yang mutasi. Untuk tingkat SMP, Indartato juga menyerahkan SK 4 kepala sekolah SMP yang promosi serta 9 kepala sekolah SMP yang mutasi.